Mauritania (www.welt-atlas.de)
Mauritania (www.welt-atlas.de)

dakwatuna.com – Beirut. Seorang ulama Syiah asal Lebanon yang mengunjungi Mauritania meminta rakyat diberi kebebasan untuk memeluk ajaran Syiah. Seperti diberitakan Memo Islam, Jumat (6/2/2015) hari ini.

Mohamed Kanso, ulama Syiah tersebut, mengatakan bahwa jumlah pemeluk Syiah di Mauritania terlalu dibesar-besarkan. Ada yang mengatakan bahwa jumlah mereka mencapai 400 ribu orang.

Padahal menurutnya, dia tidak bisa mengadakan kegiatan keagamaan Syiah di sekolah, pusat kebudayaan, atau tempat kegiatan Syiah lainnya. Karena semua itu memang tidak bisa dijumpai di Mauritania.

Kedatangan Kanso ke Mauritania memang atas undangan beberapa pemeluk Syiah di negeri ini. Dalam kunjungannya, Kanso mengadakan pertemuan dengan beberapa tokoh penting Mauritania.

Mauritania adalah sebuah negara yang terletak di  bagian barat laut Afrika. Pesisirnya menghadap ke Samudra Atlantik, di antara Sahara Barat di sebelah utara dan Senegal di selatan. Walaupun sangat jauh dari Timur Tengah, tapi Mauritania adalah salah satu negara Arab. Bahkan sangat terkenal dengan ulama-ulamanya. (msa/dakwatuna)