Home / Arsip Kata Kunci: ajal

Arsip Kata Kunci: ajal

Selamat Datang, Bulan Penuh Cinta

Bertanyalah pada diri sendiri, sudahkah segala pikiran dan perilaku kita terpaut pada aturan-Nya? Sudahkah kita menuntut ilmu sehingga tahu mana yag benar dan salah, halal dan haram? Sudahkah tahu apa hukumya bekerja di berbagai lembaga keuangan, bank dan terlibat riba? Sudahkah tahu cara berjilbab dan berkerudung yang benar? Yang tak ketat, membentuk tubuh, menyerupai laki-laki, tipis dan trasparan.

Baca selengkapnya »

Kursi Terakhir

Tantangan untuk bisa menjawab, ketika nilainya dipertanyakan. Tantangan untuk berbuat, ketika dipandang sebelah mata. Pengorbanan menjadi sebuah keharusan. Untuk menjawab pertanyaan, apakah akan terus melaju menuju kursi pertama ataukah akan terlempar dan tenggelam: ajal bagi sebuah gerakan dakwah.

Baca selengkapnya »

Perisai Sang Kekasih

Masih tentang sebuah kisah, Diambil dari sebuah sejarah masa silam, Tentang anak muda bukan tua renta, Yang hanya diam sambil menunggu ajal tiba, Ini lelaki muda santun bersahaja, Yang mencari kabar tentang kebenaran, Hingga harus meregang nyawa, Siapa anak muda ini?, Ia terpanggil di Bukit Uhud, Menjadi perisai bagi sang kekasih, Bermodalkan sebilah pedang.

Baca selengkapnya »

Senja Darru Khandaq

Sudah lama aku penasaran. Bahkan sejak aku menginjakkan kaki di kota ini enam tahun lalu. Dan selama itu rasa penasaran terus tumbuh berkembang, seperti rumput-rumput depan rumahku dulu. Setiap kali dipangkas maka tak lama lagi dia akan tumbuh dan berkembang lalu terulang lagi dan terulang lagi.

Baca selengkapnya »

Saat Itu Akan Tiba!

Sejenak lupakan tawa itu. Tinggalkan dulu segala urusan duniawimu. Luangkan waktu 'tuk sekedar mengingat, bermuhasabah akan sesuatu yang pasti menghampiri diri. Saat itu akan tiba, sahabat! Saat dimana wajahmu terlihat pucat pasi. Tubuhmu kaku tak bergerak. Gelar hanya tinggal sejarah. Segala prestasi dan pencapaian yang didapat tak ada yang peduli. Bukankah hanya amal yang setia mengikuti?

Baca selengkapnya »

Jenazah (Ingatan dalam Ingatan)

Kematian? Aku jadi teringat ketika ibuku wafat. Kepergiannya begitu tiba-tiba. Mengejutkan. Menghilangkan seluruh bahagia. Saat itu, aku masih kuliah di Malang, Jawa Timur. Masih terekam apik dalam memori; sehari sebelum kematiannya aku sempat berkomunikasi dengan beliau via telepon. Ada tawa dan canda dalam komunikasi kami. Dan, tentu saja, ada wejangan yang selalu disampaikannya padaku: Jangan lupa shalat tepat waktu!

Baca selengkapnya »
Organization