Home / Arsip Kata Kunci: abadi

Arsip Kata Kunci: abadi

Merajut “Kemesraan” Abadi Bersama Ramadhan

Semoga, semoga kitab suci kami akan tetap bersih dari debu di sebelas bulan mendatang, lalu mulut kami selalu basah oleh lantunan indah firman-Nya. Semoga juga semain banyak orang-orang yang kami sambangi untuk bersilaturahim setelah kau pergi Ramadhan, sama seperti segudang agenda Bukber yang ada selama kita bersama. Semoga semangatnya kami untuk bisa bangun pagi lalu shalat shubuh berjamaah tetap bisa kami jaga setelahnya, sama seperti semangatnya kami bangun pagi untuk sahur. Semoga, semoga semua kebaikan yang yang telah kita goreskan bersamamu Ramadhan, kemesraannya akan tetap abadi. Meski, kami tau duhai Ramadhan terkasihku, kau akan pergi setelah satu bulan kita bersama.

Baca selengkapnya »

Tak Ada Teman Maupun Lawan Abadi Dalam Politik, yang Ada Hanyalah Kepentingan Atau Keluarga

Jika kita analisis kembali terkait dengan makna keluarga yang dikemukakan dalam definisi diatas menyebutkan bahwasanya dalam keluarga saling “ketergantungan” satu sama lain. Ketergantungan disini erat kaitannya dengan “kepentingan”. Hanya saja, kepentingan dalam berkeluarga disini merupakan kepentingan bersama bukan kepentingan antar golongan seperti yang dikemukakan dalam analisis adigium awal di atas. Artinya, apabila kepentingan yang hendak dicapai merupakan kepentingan bersama yaitu keluarga tersebut, maka jelaslah tidak akan ada penjatuhan, politik kepentingan, berebut kekuasaan, pertumpahan darah antar golongan ini dengan golongan itu, yang ada hanyalah fokus untuk mencapai sebuah tujuan dari perpolitikan pada umumnya yaitu “Kepentingan Bersama”.

Baca selengkapnya »

Tetesan Keridhaan

Sebuah tetesan Mengalir bagai mata air, Menemani suasana hati penuh rasa, Tuk tentramkan hati di jiwa, Mengalir penuh amarah, Ketika hati dipenuhi emosi tinggi, Tak tentu arah, Mengalir dengan ramah, Ketika hati penuh sakinah, Menyejukkan alam jiwa, Dari tempat yang tinggi Menuju kedudukan yang lebih rendah, Kala tiap titiknya menumpahkan harapan, Sadarkah engkau saudaraku, Dua tetesan yang terabadikan.

Baca selengkapnya »

Hidup Hanya Sekali?

Seseorang pernah berkata kepada saya, “Hidup ini Cuma sekali, kita harus meraih yang terbaik dalam hidup ini!” Mendengar perkataannya, saya mencoba mencernanya, merenunginya. Hidup ini hanya sekali? Memang benar, hidup cuma sekali, tapi itu hidup di dunia. Akan ada kehidupan di akhirat, hidup yang kekal nan abadi.

Baca selengkapnya »

Tak Ada Yang Abadi

Wahai diri, sadarlah semua hanya titipan dan akan kembali pada-Nya... Di sisa umurku ini, semoga kebaikan yang mendominasi, semoga kebaikan yang dapat aku pancarkan, semoga kebaikan yang selalu aku lakukan, semoga… Rabbi, jika sampai waktuku... izinkan diri ini kembali pada-Mu dengan husnul khatimah, aamiin…

Baca selengkapnya »