Organization Archives: UI

Universitas Indonesia

Idealisme dan Relevansi Ospek Bagi Mahasiswa Muslim: Studi Kasus UI

Memandang suatu program kerja atau program dakwah sebaiknya tidak hanya dengan melihat evaluasi, tetapi juga melihat idealisme dan relevansi. Terlebih jika fenomena yang ada sudah terjadi bertahun-tahun. Ada dua kemungkinan ketika suatu program menurun dan tidak terjadi peningkatan signifikan dalam waktu yang panjang, apalagi jika di awal memiliki masa kejayaannya.

Baca selengkapnya »

Dilematis Antara PTN-BH dan MWA: Studi Kasus Universitas Pendidikan Indonesia

Sangat strategis dan krusial tugas dari MWA ini, Namun sangat disayangkan dan menjadi permasalahan besar, dari 11 Kampus yang sudah PTN-BH, UPI belum melibatkan Mahasiswa dalam unsur MWA nya di dalam Statuta Univerisas. Padahal mahasiswa lah yang akan merasakan dampak langsung dari kebijakan MWA ini. kebijakan-kebijakan rektorat yang tidak pro terhadap Mahasiswa yang kerap kali dirasakan Mahasiswa UPI salah satu penyebabnya adalah karena tidak ada perwakilan mahasiswa dalam unsur Majelis Wali Amanat. Karena tentu logika rektorat sangat berbeda dengan logika Mahasiswa di lapangan.

Baca selengkapnya »

Bongkar Kebiasaan Lama Daurah Rekrutmen

Kita perlu memikirkan, mendiskusikan, dan melaksanakan hasil ide-ide kita untuk membongkar kebiasaan lama ini yang mungkin sudah tidak relevan dengan mahasiswa baru zaman sekarang. Banyak faktor yang menyebabkan Daurah Awal Fakultas sudah tidak menarik, seperti tempat yang tidak begitu jauh dari kampus atau kelewat jauh, maba ingin yang simple saja (bisa pulang, sehari selesai), pembicara yang kurang oke, publikasi yang kurang kreatif dan massif, kurangnya pendekatan kepada maba, pelayanan yang kurang all out, mentor ospek yang kurang siap, dan sebagainya.

Baca selengkapnya »

Hubungan Baik Dakwah Sekolah dan Kampus

Permasalahan antar dakwah sekolah dan kampus tak henti-hentinya terjadi pada implementasinya. Terlihat mudah, ternyata aplikasi nya sulit. Ini pun yang terjadi pada diri saya ketika pada tahun kedua di kampus. Komunikasi dan frame berbeda menjadi kuncinya agar hubungan mereka tidak bergesekan terus. Dengan dakwah ammah harakah zhahir, petinggi-petinggi DK bisa dijangkau dan diakses, tidak hanya sesame aktivis dakwah, tetapi orang umum.

Baca selengkapnya »

Equilibrium

Indonesia telah mengalami hal demikian dimana pemerintahan sentralistik tersebut dinilai memiliki banyak kekurangan dan kurang sesuai dengan negara Indonesia yang wilayahnya luas dan beragam suku, agama, ras, dan golongan di dalam masyarakatnya. Masyarakat yang sangat heterogen tersebut harus dikelola pula oleh kekuatan-kekuatan yang ada di tiap daerahnya masing-masing karena masyarakat yang berada di daerah tersebut lah yang lebih mengetahui potensi dan hambatan terbesar dalam pembangunan di daerah tersebut. Kearifan lokal dan ciri khas tiap daerah yang sangat unik hanya mampu dikembangkan dengan adanya pelaksanaan otonomi daerah. Poinnya ada pada equilibrium atau titik keseimbangan antara kebijakan mana yang harus diambil pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Baca selengkapnya »

Tan Malaka, Madilog, dan Filsafatnya

Diakhir hayatnya Tan Malaka ditangkap dan ditembak mati pada bulan februari 1949. Entah apa kesalahan dia sampai dizalimi seperti itu. Tahun 1963, diangkat menjadi pahlawan nasional oleh Bung karno. Namun ironisnya kata Peneliti asal Belanda, Prof Harry A Poeze sewaktu bedah buku di Universitas brawijaya, Malang mengatakan, “Selama 30 tahun, namanya dicoret dalam buku Sejarah Nasional.”

Baca selengkapnya »