Home / Narasi Islam / Politik (halaman 5)

Politik

Memerdekakan Pancasila

Tidak ada alasan bagi kita, untuk menyelematkan falsafah Negara ini dari simpul pertautan politik atau serpihan “orang-orang” yang ingin mematikan makna dari kumpulan sila-silanya. Pancasila sebagai warisan budaya bisa diikat dengan satu kekuatan sapu lidi yang kuat bukan sekedar serpihan-serpihan lidi yang berserakan dan mudah rapuh. Perjumpaan kita pada masalah bangsa yang hari ini terjadi mendorong ikhtiar kita untuk menguatkan kembali dasar, haluan, karakter, dan ikatan keiindonesiaan di bawah semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang digenggam erat oleh kaki Burung Garuda.

Baca selengkapnya »

Indonesia, Mati atau Madani?

Satu titik utama peradaban untuk bangun dari tidur panjangnya adalah; kehidupan beragama. Indonesia akan mati jika agama mati, Indonesia akan madani jika agama dijadikan inti. Lihatlah dunia, jika saja semua penduduk Indonesia kembali memeluk Islam dengan sebaik-baik pelukan, menjalani hidup berislam dengan sebaik-baik jalan hidup, tidak salah jika akan lahir sebuah generasi yang mempunyai ketulusan hati, keinginan berbagi, tingginya cita-cita, dan kemampuan membangun asa.

Baca selengkapnya »

Kelahiran Firaun Abad ke-21, As-Sisi, dan Kisah Sejarah Pengkhianatan yang Terulang (Lagi)

Hendaklah seorang pemimpin mengambil amanah dengan penuh tanggung jawab dan menunaikannya secara paling baik sesuai ajaran Islam. Tidaklah dibenarkan seorang yang mengambil amanah secara tidak sah dan secara paksa, karena amanah itu bukanlah sesuatu yang boleh diambil secara sewenang-wenang. Pun bagi umat Islam seharusnya belajar agar tidak sampai terjatuh ke dalam lubang dua kali sebagaimana sabda Baginda Rasulullah saw. “Seorang yang beriman tidak terperosok di satu lubang yang sama dua kali” (HR. BUkhari dan Muslim).

Baca selengkapnya »

Hati-Hati Sumpah Jabatan

Semoga kita semua yang telah mengucapkan sumpah kembali bisa menyegarkan kembali semangat dan spirit yang terkandung dalam sumpah yang diucapkan. Seharusnya kita juga senantiasa sadar bahwa di dalam sumpah ada tugas yang harus ditunaikan, dan dalam tunjangan jabatan yang diterima ada amanah yang harus dipertanggung jawabkan.

Baca selengkapnya »

Islam Tidak Hanya Mengurusi Shalat dan Wudhu

Kepada sebagian umat Islam yang masih berpikir Islam hanya untuk shalat dan wudhu saja, kepada sebagian Umat islam yang tanpa sadar membenci Islam dengan membenci bahkan melawan sunnah- sunnah (jenggot lebat, busana islam/jilbab/celana cingkrang, poligami), membenci nahi munkar (mencegah dari aliran aliran sesat seperti Syiah/LDII/Nabi palsu, serta mencegah umat Islam dari memilih pemimpin dan kelompok yang buruk dalam pemilu) maka perbanyaklah istighfar, mohon ampunan kepada Allah, perbanyaklah datangi kajian kajian keislaman, perbanyaklah membaca buku - buku islam dari berbagai sumber yang sahih, perbanyak diskusi dan berkawan dengan orang - orang islam, dan perbanyaklah berdoa agar Allah tunjukkan kepada jalan yang lurus, jalan penuh keselamatan.

Baca selengkapnya »

Bekal Pilkada, Sukses Memilih Pemimpin dengan Akal Sehat

Pemilu Presiden sudah selesai, 2015 Kita kembali dihebohkan dengan Pilkada diberbagai di daerah Republik yang Kita cintai ini, dari Sabang sampai Marauke, dari sunda (Jawa) hingga pulau selat karimata (Kalimantan), usaha-usaha licik dilakukan berbagai Partai Politik dengan mengganggu pengurus Partai lain dan memecahnya menjadi berantakan, padahal sebelumnya sudah membisiki KPU untuk tidak membolehkan partai yang pecah kepengurusannya mengikuti Pilkada, inti dari semua yang mereka lakukan hanya ingin menang dan entahlah apa yang diinginkan setelah menang dengan cara jahat itu.

Baca selengkapnya »

Islam adalah Negara dan Tanah Air

Inilah sebuah pemahaman yang disimpulkan oleh Imam Syahid Hasan Al-Banna terkait Islam adalah negara. Sehingga dalam Islam tidak dikenal pemisahan antara agama dan negara (sekuler). Keuniversalan Islam sebagai negara menjamin seluruh umat manusia hidup dengan keadilan dan sejahtera sebagaimana yang pernah terjadi di zaman Rasulullah SAW saat di Madinah. Dan ketahuilah, zaman itu akan segera kembali menyinari semesta dengan keindahan kesempurnaan Islam yang penuh cinta.

Baca selengkapnya »

Upaya-upaya Mewujudkan Pemerintahan yang Bersih

Indonesia, sebuah negara berdaulat yang hampir 70 tahun memperoleh kemerdekaan dari kolonial dan sekarang mampu berdiri dengan kaki sendiri. Bangsa indonesia yang dengan teguh memperjuangkan kemerdekaannya dari berbagai aspek perjuangan menggunakan otot dan otak mereka, memeras keringat, tenaga dan harta sampai saat ini belumlah terbebas dari gagguan-gangguan dari internal maupun eksternal. Kemiskinan, kemunduran moral, dan ketertinggalan dalam teknologi merupakan masalah utama yang bagaikan tidak berujung.

Baca selengkapnya »

Bangkit atau Mundurkah Islam Hari Ini?

Puncak keburukan dan kebaikan seolah-olah mulai berkumpul di zaman ini. Itu semua mempengaruhi generasi-generasi muda yang akan memimpin negeri ini kelak. Puncaknya mungkin ketika generasi ini dewasa dan menggantikan generasi ibu-bapaknya. Dunia mulai panas, hari ini yang jahat dan baik bagaikan sedang dalam persiapan untuk mengumpulkan pasukan perang yang akan bertemu pada generasi setelah ini. Para penjahat berhasil membuat banyak pasukan yang rusak dan jahat. Para pejuang Islam pun tak kalah dengan menciptakan banyak generasi Qurani dan tangguh

Baca selengkapnya »

Belajar Menjadi Pemimpin yang ‘SETIA’

Kita dapat mencontoh keteladanan dari presiden kita yang ke tiga yaitu Bapak Professor Habibie. Negarawan yang satu ini memang terkenal dengan kesetiaannya. Betapa tidak, bagaimana bisa seseorang yang sudah mendapatkan kehidupan yang sangat mewah di negeri industri seperti jerman masih mau mengurusi negeri yang tatanan masyarakatnya porak poranda. Bahkan dalam suatu cerita beliau rela mengorbankan banyak waktunya untuk membuatkan sebuah pesawat yang ia rancang untuk kemajuan industri penerbangan bangsa ini.

Baca selengkapnya »
Organization