Home / Narasi Islam / Humaniora (halaman 2)

Humaniora

Secangkir White Coffee Dakwah: Belajar Dari PKPU dan AMCF

Kami meyakini bahwa setiap upaya untuk perbaikan umat ini apapun bentuknya tentu sedikit atau banyak efeknya setidaknya bisa membantu. Diibaratkan bila setiap individu yang berdakwah adalah batu bata peradaban, maka tunggulah bangunan indah itu akan tegak kelak, insya Allah. Sambil menunggu mari kuajak engkau menikmati secangkir white coffee, lalu ikut bekerja untuk umat ini, untuk bangsa ini, belajar dari PKPU dan AMCF.

Baca selengkapnya »

Call Me “Rafi”

Di semester pertama, saya fokus umembuat Rafi bisa membaca, saya kelelahan mencari berbagai metode ajar untuk Rafi. Ditambah kelas yang penuh dan Rafi sangat sulit berkonsentrasi. Kemudian, saya mengajar Rafi di luar jam sekolah dari mulai kartu huruf yang saya gunakan hingga tebak kata yang kemudian disusun. Tidak satupun saya berhasil membuat Rafi bisa membaca. Kemudian saya membuat kartu per suku kata yang diawali dengan tebak ekspresi dan gesture. Kemudian saya meminta setiap anak menebak secara bergantian dan menyusun suku kata yang terpisah menjadi kata yang sempurna , tentu sebelum metode ini digunakan saya mengajarkan para siswa belajar membaca per suku kata, begitu juga Rafi. Satu bulan sudah metode ini saya pakai meski tidak di kelas. Bukan hanya para siswa lain yang mampu membaca, Rafi pun sudah bisa membaca meski kadang salah membaca suku kata. Tetapi, metode ini cukup efektif untuk para siswa khususnya Rafi.

Baca selengkapnya »

Tawaran Holiah Sebelum Sekolah

Satu nilai tambah lagi dalam diri Holiah adalah kesungguhannya dalam belajar, hingga kemampuannya mampu mengalahkan anak yang hidupnya damai tenteram dalam dekapan orang tua. Dia tak pernah malu meskipun ada temannya yang suka memberinya gelar “bakwan” seperti nama salah satu gorengan yang sering dijajakannya.

Baca selengkapnya »

Sepenggal Kisah Bocah Palestina: Jangan Kasihani Saya, Jika Ingin Membantu, Belilah Roti Ini

Tim DPR RI akan memberikan sejumlah uang pada anak kecil itu, tetapi anak kecil berusia 6 tahun ini berkata, "Jangan kasihani saya, jika ingin membantu saya belilah roti ini, tetapi jika Anda ingin membantu perjuangan Palestina untuk menyelamatkan Masjid Al-Aqsha dari tangan-tangan Zionis itu sumbangkan uang Anda pada mujahidin Palestina, saya akan hidupi diri saya dengan berjualan roti ini."

Baca selengkapnya »

Catatan Kemanusiaan: “Incognito”

Dorongan menulis catatan kecil muncul saat sebuah pesan instan masuk dalam kotak WA, Ahad dini hari (00.23): “Jazakumullahu khair atas kunjungan ustaz salim. Afwan sy kemarin ketiduran krn kelelahan, jd tdk bisa menyambut kedatangan beliau.” Dua menit kemudian (00.25), ditambahkan lagi: “Sampaikan salam kami kepada beliau.”

Baca selengkapnya »

Kisah Dipo Wijoyo, 25 Tahun Hidup Merantau

Kita tahu ketika seseorang memasuki umur lanjut usia, keinginannya itu adalah tinggal dan menghabiskan umur bersama keluarganya. Tetapi pikiran tersebut tidak pernah terbayangkan oleh Pak De Dipo, beliau tetap bersemangat layaknya seorang pemuda. Bahkan ketika saya tanya keinginannya untuk pulang kampung, dia malah menolak untuk pulang ke kampung halamannya. “Saya belum terpikir untuk pulang kampung, di sini saya ingin mengumpulkan uang, ketika uang itu sudah terkumpul saya akan gunakan untuk modal saya berwirusaha di kampung.”tuturnya.

Baca selengkapnya »

Jembatan Gerbang Memberi Manfaat Warga Kapuas

Ada yang lebih menarik lagi pada jembatan ini, yaitu ruang tidur pak Eko yang letaknya tepat di bawah jembatan yang bentuknya sedikit melengkung ini. Beliau membuat ruang kecil untuk tidur. Beliau mengatakan bahwa ruang itu dibuat agar ketika malam ada motor air yang lewat beliau bisa langsung bangun untuk membuka jembatan itu. Karena sebelum dibuat ruang kecil di bawah jembatan itu beliau tidak terbangun saat ada motor air lewat pada tengah malam meskipun sudah dipasang bel tetap beliau tidak terbangun, dari pengalaman itulah beliau membuat ruang kecil di bawah jembatan untuk tidur. Sederhana memang, tetapi dari hal yang sederhana itu beliau memberi banyak manfaat untuk banyak orang. Berawal dari ide, niat yang baik dan tindakan nyata lah beliau mampu memberikan manfaat untuk banyak orang.

Baca selengkapnya »

Turut Membantu Ekonomi Keluarga, Bocah Kelas IV SD Berjualan Kue di Sekolah

Desakan ekonomi mengharuskan Tini untuk turut membantu orang tua memenuhi kebutuhan hidup keluarga sehari-hari, pekerjaan yang bisa dilakukan Tini adalah menjual kue di sekolah, sebelum masuk kelas ia biasanya duduk di depan kelas sambil memangku kue dagangannya, tidak jarang dia datang ke sekolah lebih awal, sisa waktu sebelum masuk kelas dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menjajakan kue jualannya, namun jika jualannya masih tersisa terkadang dia kembali duduk pada jam istirahat di tempat yang sama sambil di kelilingi teman-teman sekelasnya.

Baca selengkapnya »

Mereka Melakukan Perubahan

Ilham dan Bunga sebagai contoh bahwa anak-anak ialah masa di mana mereka tumbuh dan berkembang dengan berbagai imajinasinya. Lingkungan dan orang terdekat pun akan membentuk pola pikir dan perilaku. Oleh karena itu dikatakan betapa pentingnya pendidikan di usia dini dan bagaimana seorang anak dapat menciptakan perubahan. Baik dari sisi ilmu pengetahuan maupun akhlak sangatlah penting dipupuk sejak usia dini. Saat kecil perilaku seorang anak masih dapat dibentuk, salah satunya melalui keluarga dan lingkungan.

Baca selengkapnya »
Organization