Home / Narasi Islam / Dakwah (halaman 10)

Dakwah

Tetap Bertahan dalam Indahnya Kebersamaan

Agar pertemanan kita bertahan lama. Bahkan di hari yang sangat rentan terjadi permusuhan. Agar kebersamaan kita dalam dakwah tidak hanya untuk saat ini. Bukan hanya di dakwah kampus. Kita akan bertemu suatu saat nanti di kerja-kerja dakwah yang lain. Dan kita pun berharap Allah mempertemukan kita di surga-Nya bersama rekan-rekan seperjuangan yang lain disertai Rasulullah SAW, para sahabat, dan orang-orang shalih. Allahumma aammiin…

Baca selengkapnya »

Politik, Ladang Amal di Antara Pujaan dan Celaan

Tanggapan Atas Kritik dan Celaan Terhadap Dai yang Berpolitik dakwatuna.com – “Katakanlah: sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam, tiada sekutu bagi-Nya, dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama berserah diri (kepada Allah).” (QS. Al-An’am: 162-163) Ayat di atas memiliki …

Baca selengkapnya »

Terhentinya Laju Kaderisasi Dakwah (Bagian ke-2)

Stagnan atau berguguran, bisa bermakna seleksi bagi orang-orang yang terpilih, tetapi bisa juga bermakna pupusnya suatu cita. Antara terpilih dari suatu rangkaian ujian, tenggelam di dalamnya, atau masih menunggu. Antara terwujudnya buah-buah kemenangan sempurna atau tumbang dalam kekalahan sempurna, atau jika harus memberikan estafet. Harus terus ada suplai energi untuk menjaga keberlangsungannya, yang mungkin tak selesai dalam satu kurun. Untuk tegaknya sebuah pokok, jikapun tidak, untuk terjaganya sebuah benih, untuk keberlangsungan sebuah regenerasi, ketika masih harus menempuh perjalanan panjang sampai batas zaman.

Baca selengkapnya »

Seni Menyentuh Hati

“Sesungguhnya di dalam tubuh manusia itu ada segumpal daging, apabila daging itu rusak, maka rusaklah seluruh organ tubuhnya, begitu sebaliknya. Segumpal daging itu adalah hati” (HR. Bukhari, Muslim). Hadist di atas menggambarkan bagaimana pentingnya menjaga hati, hati yang mudah terbolak-balik oleh sebuah keadaan. Sayid Qutb mengatakan, mengikat hati itu lebih penting untuk didahulukan sebelum memberi nasihat. Karena dengan hati yang terikat akan mudah untuk menerima nasihat, akan tetapi sebaliknya sehebat apapun dalam memberi nasehat kalau hati tidak menyatu maka akan sulit menerima. Sehingga ilmu yang diberikan akan sulit untuk dipahami.

Baca selengkapnya »

Terhentinya Laju Kaderisasi Dakwah (Bagian ke-1)

Mewujudkan agenda-agenda dakwah, pasti akan bersinggungan dengan problematika dunia yang tak sederhana. Tak lagi bisa mengandalkan spontanitas, tak hanya asal-asalan. Dibutuhkan langkah yang terarah, terukur dan profesional. Menghadapi keterbatasan diperlukan siasat, membutuhkan terobosan yang sesuai dengan tantangan dan bahkan ketika harus menyiasati kemustahilan.

Baca selengkapnya »

Karena Dakwah Ini Tentang Karakter

Teruntuk engkau para pejuang dakwah, engkau harus menyadari betapa pentingnya untuk mengetahui karakter seseorang sebelum menyampaikan dakwah kepadanya. Betapa pentingnya menjadi teladan sebelum ucapan agar mudah dipahami dan diimplementasikan. Betapa pentingnya menyentuh hati objek dakwah dengan memahami kelima pranata sosial yang sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang karakter seseorang. Dakwah harus menyentuh segala aspek agar kalimat tauhid tegak di muka bumi, menyebar di seluruh penjuru alam semesta. Dakwah juga harus menyentuh kelima pranata sosial pembentuk karakter seseorang, karena dakwah ini juga tentang karakter.

Baca selengkapnya »

Menjadi Kecoa di Jalan Dakwah

Hari ini kita kembali terbangunkan dari kemalasan kita, dari lemahnya azzam kita, dari kecilnya kontribusi kita. Kita harus mulai belajar lagi kepada kecoa. Berkontribusi sepenuh tenaga. Mengedepankan agenda-agenda dakwah dari yang selainnya. Memprioritaskan alokasi tenaga secara khusus untuk perjuangan di jalan dakwah ini. Bukan dari energi dan waktu waktu sisa. Mari menjadi kecoa di jalan dakwah ini. Yang mati dalam medan kontribusi. Derajat syahid Allah beri. Surga indah menanti.

Baca selengkapnya »

Seni Membaca Situasi

Dalam banyak konteks medan dakwah, keterampilan yang mutlak harus dimiliki setiap pemimpin ialah seni membaca situasi. Karena keterampilan ini setidaknya melibatkan 2 hal : Kecermatan dan kepekaan. Sehingga keterampilan pemimpin dalam membaca situasi sebuah komunitas/masyarakat, menjadi faktor penentu ke-efektifan sebuah pergerakan dakwah. Keterampilan ini juga mempengaruhi seberapa cepat dan tepatkah pemimpin dalam mengambil keputusan.

Baca selengkapnya »

Dakwah di Era Layar

Pada dasarnya, film-film yang beredar di layar kita adalah media untuk mentransfer ideologi. Tergantung siapa pembuat dan inisiator film tersebut, kalau yang bersangkutan menyenangi paham-paham sekulerisme, maka nilai-nilai sekuler-lah yang ingin disampaikan melalui film. Begitupun bila sang pembuat film menganut paham liberalisme, maka nilai-nilai liberal-lah yang ingin ditransfer melalui film yang dibuatnya.

Baca selengkapnya »

Belajar dari ‘Organisasi Kampung’

Hikmah dan pelajaran itu tak memandang bulu, begitu kata para orang-orang bijak di sana. Kita dapat mengambil hikmah dan pelajaran dari mana saja, tak memandang agama, ras, usia, pekerjaan, miskin kaya, status sosial, jenis kelamin, suku dan budaya, juga tak memandang sudah berpengalaman atau pemula.

Baca selengkapnya »