Topic
Home / Pemuda / Puisi dan Syair (halaman 86)

Puisi dan Syair

Harapan

waktu berlalu, melesat.. secepat desingan peluru, terkadang dia hilang di tengah diam, atau mungkin kita yang tak peka, kalau dia selalu bersama. sayang.. kita hanya menyesal, ketiada-berdayaan dan kekalahan, kesedihan dan kesendirian, sepi di tengah keramaian zaman, diremehkan.. kemiskinan di antara jumawa dan kekotoran, penggila kuasa dan dunia

Baca selengkapnya »

Untuk Kau Tahu

Kau kira ia hadir begitu saja? Tentulah akan ‘tidak’ kukata; Sangkamu aku tak lihat harta? Kau tahu, aku pun melihatnya. Bukan pada banyaknya, tetapi pada jalan apa engkau mengusahakannya, Pada sebijak apa engkau membelanjakannya, Pada sebaik apa engkau laksanakan tanggung jawab dalam meraihnya…

Baca selengkapnya »

Ibu…

tutur katamu yang bersahaja, sederhana, karisma dan bijaksana, tidak lupa selalu ada senyum yang terukir indah, ada pancaran bahagia. ibu, ingin ku terjemahkan apa arti kerut, dalam hias diri di wajahmu, apa arti pancaran mata itu, yang telah mengajarkan kami banyak hal, mengajarkan pada kami, tentang hidup  dan kehidupan, tentang cinta dan keikhlasan.

Baca selengkapnya »

Kupu-Kupu Cantik

Sssst… Mari kubisikkan… Kepompong itu kuat, tangguh, dan mandiri. Mari kubisikkan lagi… Kelak ia akan menjadi kupu-kupu cantik di taman bungamu. Kau tak tahu… Kini aku sedang berkepompong. Kau tak mengerti… Kelak aku kan menjadi kupu-kupu cantik

Baca selengkapnya »

Sahabat

Sahabat... betapa senangnya hati ini bila dekat denganmu... Candamu mengandung makna tarbiyah. Tingkah lakumu memberikan contoh yang baik. Tulisan-tulisanmu membeningkan hati. Sahabat... Engkau selalu mengingatkanku bila khilaf. Senyumanmu menumbuhkan ikatan yang kuat di dalam hati ini. Sapaanmu menandakan akan bertaburnya lagi amal-amal yang sholeh. Langkahmu memunculkan semangat juang para mujahid.

Baca selengkapnya »

Tuhan Beri Kami Jeda

Air mata ini kembali.. Sedih, pilu... Yang ku lihat kesedihan yang teramat. Jerit tangis kehilangan. Keluarga terpisah tak tentu arah. Rumah, tanah, sawah hancur. Tanpa bentuk tanpa rupa. Hancur semu... hancur tak tersisa. Hanya puing-puing sisa kami bercanda dan bahagia.. Itupun segera berganti dengan air mata. Tanpa jeda untuk tersenyum walau sedikit. Hanya merenung... Kenapa ini terjadi?

Baca selengkapnya »

Untukmu Gaza Palestina

Jutaan doa untuk Gaza, Mereka adalah gelombang kebangkitan, Mereka adalah gelombang kebaikan, Nadi dalam setiap perjuangan. Untuk saudaraku Palestina kukabarkan kepada kalian, Di sini kami rindu… Tidak akan pernah putus doa ini untukmu, Semangat ini akan terus membara membelamu, Tidak akan pernah mati…

Baca selengkapnya »

Ketika Cinta Menghampiri Diri

Allahu Rabbul Izzati... Jika Cinta kan menghampiri diri Jangan biarkan Cinta kepada-Mu hilang di hati.. Perkenankanlah selalu tuk selalu Mencintai-Mu.. Sepenuh hati dan Ketulusan diri. Allahu Rabbul Izzati... Hanya kepada-Mu Cinta Hakiki Cinta yang mengantarkan Keindahan sesungguhnya... Cinta dengan kebersihan jiwa hati.. Cinta untuk mendapatkan Keridhoan-Mu

Baca selengkapnya »
Figure
Organization