Topic
Home / Berita / Internasional / Asia / Awal Ramadhan 1440 H Di Berbagai Negara

Awal Ramadhan 1440 H Di Berbagai Negara

Ilustrasi. (wallpaper.wiki)

dakwatuna.com – Jakarta. Umat Islam di seluruh dunia bersiap menyambut Ramadhan di mana ibadah puasa selama sebulan penuh diperintahkan. Namun, apakah hari pertama puasa di bulan itu sama di berbagai negara?

Seperti dilansir Al Jazeera, Ahad (05/05/2019), di sebagian besar negara-negara Arab, hari pertama puasa yang ditentukan oleh penampakan bulan baru, kemungkinan besok, Senin, 6 Mei 2019.

Mahkamah Agung Arab Saudi meminta semua Islam memantau bulan dan bagi mereka yang melihatnya dengan mata telanjang atau melalui teropong, segera menginformasikan pengadilan terdekat.

Umat Islam Qatar, Indonesia, Lebanon, Suriah, Mesir, Maroko, Uni Emirat Arab, Bahrain dan banyak negara Islam lainnya juga memantau pergerakan bulan dan kemungkinan juga akan memulai puasa pada hari Senin.

Di Amerika Serikat dan Eropa, komunitas Muslim mengandalkan perhitungan astronomi dan kemungkinan akan merayakan Ramadhan pada malam ini yang berarti hari Senin, besok menjadi hari pertama puasa mereka.

Prediksi ilmiah

Perhitungan para astronom menunjukkan bulan baru Ramadhan jatuh pada 4 Mei pukul 22.47 GMT, walau ada kemungkinan tidak terlihat.

Namun, malam ini, bulan baru harus terlihat dengan mata telanjang, sehingga kemungkinan banyak negara akan merayakan puasa hari pertama pada 6 Mei 2019.

Visibilitas bulan sabit akan tergantung pada faktor-faktor seperti kondisi atmosfer, kekeruhan dan jarak antara matahari dan bulan di cakrawala.

Kalender Islam

Satu Bulan Hijriyah berlangsung antara 29 dan 30 hari, tergantung pada penampakan bulan baru pada malam ke-29 setiap bulan. Jika bulan baru tidak terlihat, maka bulan itu digenapkan 30 hari.

Untuk mengumumkan awal Ramadhan, Arab Saudi dan negara-negara mayoritas Muslim lainnya bergantung pada kesaksian para pengamat bulan setempat. Pengadilan Tinggi Yudisial kemudian memutuskan kapan Ramadhan dimulai.

Kalender resmi Umm al-Qura Arab Saudi menandai hari pertama Ramadhan bertepatan 6 Mei 2019.

Selama bulan Ramadhan, umat Islam tidak makan, minum, merokok, dan berhubungan seks mulai dari subuh hingga matahari terbenam. Puasa dimaksudkan membawa umat lebih dekat kepada Allah dan untuk mengingatkan mereka tentang penderitaan orang-orang yang kurang beruntung.

Di negara-negara mayoritas Muslim, kantor diharuskan mengurangi jam kerja karyawan dan banyak restoran tutup pada siang hari.

“Ramadhan Mubarak”, “Ramadhan Kareem” atau “Selamat berpuasa” menjadi salam yang umum diucapkan selama Ramadhan.

Pada Ramadhan tahun lalu, jam berpuasa di seluruh dunia berkisar antara 10 hingga 21 jam.

Di akhir Ramadhan, umat Islam merayakan hari raya Idul Fitri. Tahun ini, tergantung pada tanggal mulai Ramadhan dan penampakan bulan baru pada malam ke-29 Ramadhan, Idul Fitri tahun ini kemungkinan akan jatuh pada 4 Juni 2019. (whc/dakwatuna.com)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Trump Gelar Buka Puasa Bersama Tanpa Kehadiran Komunitas Muslim

Figure
Organization