Home / Berita / Internasional / Asia / Drama Pilkada Istanbul; Oposisi Tetap Unggul, AKP Ajukan Gugatan

Drama Pilkada Istanbul; Oposisi Tetap Unggul, AKP Ajukan Gugatan

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Aljazeera)

dakwatuna.com – Istanbul. Ketua Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) Recep Tayyip Erdogan menyebut pemilihan lokal di negaranya memasuki fase peradilan dengan pengajuan banding atas hasil perhitungan suara.

“Kita memasuki fase peradilan dengan mengajukan gugatan atas hasil pemilihan,” kata Erdogan kepada awak media, seperti dikutip dari Al Jazeera, Sabtu (06/04/2019).

Tak hanya partainya, pengajuan banding juga disebut Erdogan dilakukan oleh partai-partai lain. Ia menegaskan, hal tersebut sangat lumrah dalam proses demokrasi.

Dalam kesempatan tersebut, Erdogan juga menjelaskan perihal gugatan yang akan diajukan oleh Koalisi Rakyat, yang terdiri dari AKP dan MHP. Secara khusus Erdogan menyebut akan menggugat hasil di Pilkada Istanbul.

“Jika Komisi Pemilihan tidak menanggapi permintaan kami di Istanbul, kami masih memiliki hak untuk menggunakan fasilitas dari Komite Tinggi untuk Pemilihan,” tegasnya.

Erdogan meyakini, mayoritas masyarakat di Istanbul masih setia mendukung koalisi partainya.

Seperti diwartakan sebelumnya, hasil sementara Pilkada Istanbul menyebut kandidat AKP, Binali Yildirim, kalah dari kandidat CHP, Ekrem Imamoglu. AKP sendiri telah mengajukan keberatan dan meminta perhitungan ulang seluruh kotak suara di salah satu kota penting Turki itu.

Sementara, Imamoglu dalam cuitannya di Twitter menegaskan keunggulan dirinya atas Yildirim dengan selisih tipis, yaitu sekitar 18 ribu. Hasil ini setelah dilakukan perhitungan ulang kotak suara di 17 wilayah di Istanbul.

Sebelumnya, Ketua AKP Istanbul Ihsan Yavus menyebutkan, ada sekitar 11.190.000 suara tambahan untuk pihaknya setelah Komisi Pemilihan menghitung ulang suara di 530 kotak. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Referendum Mesir, Cara As-Sisi Untuk Berkuasa Hingga 2030

Organization