Home / Berita / Internasional / Asia / Bertahun-tahun Bungkam, Mesir Akhirnya Bebaskan 4 Kader Hamas

Bertahun-tahun Bungkam, Mesir Akhirnya Bebaskan 4 Kader Hamas

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah. (Aljazeera)

dakwatuna.com – Kairo. Pemerintah Mesir membebaskan empat orang kader Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) yang ditahan selama hampir 3 tahun lamanya. Keterangan itu disampaikan langsung oleh Kepala Biro Politik Hamas, Ismail Haniyah, Kamis (28/02/2019).

Keempat pemuda Hamas itu dikabarkan memasuki Jalur Gaza dari pintu perbatasan Rafah. Kedatangan mereka disambut meriah oleh puluhan penduduk sipil. Mereka kemudian langsung dibawa menuju kantor Haniyah di pusat kota Gaza.

Menurut laporan Al Jazeera, keempatnya merupakan anggota sayap militer Hamas, Brigade Izzuddin al-Qassam. Mereka ditangkap pada Agustus 2015 saat ingin menuju Turki melalui pintu perbatasan Rafah di Mesir.

“Kami mengumumkan pembebasan empat orang saudara dan telah kembali dengan selamat dari Mesir ke Jalur Gaza. Kami ucapkan terima kasih atas keputusan Pemerintah Mesir yang mencerminkan dalamnya hubungan antara dua bangsa bersaudara,” tulis pengumuman dari kantor Haniyah.

Pembebasan ini merupakan hasil dari lobi yang dilakukan Haniyah kepada Mesir. Rabu lalu, Haniyah kembali dari kunjungannya di Mesir yang memakan waktu hampir satu bulan lamanya.

Menurut sumber Al Jazeera, Haniyah bersama Kepala Intelijen Mesir membahas sejumlah hal dalam lawatannya. Salah satu pembahan penting adalah pembebasan empat orang kader Hamas tersebut. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5,00 out of 5)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Komunitas Muslim Jerman Minta Aparat Jaga Seluruh Masjid

Organization