Home / Berita / Internasional / Asia / Soal Penindasan Muslim Uighur, Anwar Ibrahim Sebut Cina Hina Seluruh Muslim

Soal Penindasan Muslim Uighur, Anwar Ibrahim Sebut Cina Hina Seluruh Muslim

Politisi Malaysia Anwar Ibrahim. (Yenisafak)

dakwatuna.com – Kuala Lumpur. Penindasan Pemerintah Cina terhadap Etnis Muslim Uighur di Provinsi Xinjiang sama dengan penghinaan terhadap seluruh Muslim. Demikian sebagaimana disampaikan oleh Politikus Malaysia, Anwar Ibrahim.

Saat wawancara dengan Washington Post, Anwar Ibrahim juga menyoroti Kamp Pendidikan Ulang yang didirikan untuk menahan sekitar satu jutaan Muslim Uighur.

“Tidak mungkin menahan lebih dari satu juta orang, dengan tuduhan terorisme,” kata Anwar Ibrahim, seperti dikutip dari Anadolu Arabic, Jumat (15/02/2019).

Hanya saja, Anwar juga menyayangkan sikap bungkam negara-negara Islam. Menurutnya, hal itu justru merupakan asal masalah sebenarnya.

Sebagaimana ramai diberitakan, pemerintah Cina menahan sekitar satu juta Muslim Uighur dalam satu kamp konsentrasi. Beijing menyebutkan, langkah itu diambil untuk memberantas terorisme dan sparatisme. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Komunitas Muslim Jerman Minta Aparat Jaga Seluruh Masjid

Organization