Home / Berita / Internasional / Asia / Menlu Iran Sebut AS Harus Tinjau Ulang Kebijakan Terhadap Negaranya

Menlu Iran Sebut AS Harus Tinjau Ulang Kebijakan Terhadap Negaranya

Bendera Iran. (Anadolu Arabic)
dakwatuna.com – Teheran. Amerika Serikat (AS) diminta untuk meninjau ulang kebijakannya terhadap Iran. Bahkan, Menlu Iran Mohamad Javad Zarif menyebut kebijakan AS terhadap negaranya gagal total.

Dilansir dari Anadolu Arabic, Selasa (12/02/2019), imbauan tersebut disampaikan Zarif melalui akun Twitter pribadinya. Hal itu dimaksudkan untuk merespons pernyataan Presiden AS Donald Trump bertepatan dengan peringatan 40 tahun Revolusi Iran.

“Kebijakan AS terhadap Iran yang telah dilakukan selama 40 tahun berakhir dengan kegagalan,” tulis Zarif.

Lebih lanjut Zarif dengan tegas menyebut rakyat Iran tidak menyerah terhadap propaganda yang dilakukan Washington. Padahal, menurutnya, AS telah menggelontorkan banyak dana dan menumpahkan darah guna merongrong stabilitas Iran.

“Saat ini waktu yang tepat bagi Trump untuk meninjau ulang kebijakan gagal negaranya, khususnya terhadap Teheran,” tandasnya.

Sebelumnya, Trump melontarkan hinaan keras terhadap Iran yang tengah memperingati 40 tahun Hari Revolusinya.

“40 tahun penuh korupsi, 40 tahun represi, 40 tahun mendukung terorisme,” tulis Trump di akun Twitternya.

“Rezim Iran hanya mengalami kegagalan selama 40 tahun ini. Rakyat Iran berhak untuk mendapat masa depan yang lebih mulai dari saat ini,” imbuhnya. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Netanyahu Rayakan ‘Rekonsiliasi Arab’ dengan Rampas Rumah Palestina dan Tutup Masjidil Aqsha

Organization