Home / Berita / Internasional / Asia / Erdogan Kecam Keras Standar Ganda Barat soal Persenjataan

Erdogan Kecam Keras Standar Ganda Barat soal Persenjataan

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Anadolu)
dakwatuna.com – Ankara. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kembali mengecam standar ganda yang dilakukan oleh negara-negara Barat. Kali ini, kecaman itu secara spesifik mengarah pada kebijakan persenjataan.

Menurut Erdogan, negara-negara Barat terus menekan pertumbuhan senjata Turki. Di sisi lain, mereka justru memberikan kebebasan kepada kelompok teroris untuk memiliki senjata.

Dilansir dari Anadolu Arabic, Sabtu (09/02/2019), kecaman tersebut disampaikan Erdogan saat berpidato dalam acara pelepasan dan ujicoba kapal ‘A-591’ buatan dalam negeri.

Erdogan mengatakan, sekutu Barat Turki senantiasa mengajukan perjanjian senjata ketika ada masalah dengan Ankara. Namun begitu, Erdogan menyebut negaranya mengalami peningkatan signifikan pada produksi senjata dalam negeri.

Dalam hal ini, Erdogan menunjukkan industri pembuatan kapal Turki telah berkibar sendiri dan telah pulih dalam 16 tahun terakhir.

Selain itu, Erdogan juga menyindir pihak-pihak yang mempersenjatai kelompok teroris. Menurutnya, kelompok tersebut justru pihak paling berdarah di dunia. Di sisi lain, mereka juga memberikan banyak masalah kepada Turki dalam keputusan tersebut.

“Ketika pertikaian sekecil apa pun muncul, mereka melambaikan kesepakatan senjata,” kata Erdogan. Sementara di waktu yang sama, imbuhnya, bom buatan sekutu itu justru dimiliki oleh Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) yang dicap teroris oleh Turki. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Netanyahu Rayakan ‘Rekonsiliasi Arab’ dengan Rampas Rumah Palestina dan Tutup Masjidil Aqsha

Organization