Home / Berita / Internasional / Asia / Washington Desak Rusia Hentikan Perlindungan untuk Bashar Al-Assad

Washington Desak Rusia Hentikan Perlindungan untuk Bashar Al-Assad

Presiden Rusia Vladimir Putin berjabat tangan dengan Presiden Suriah Bashar Assad. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Washington. Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) mendesak Rusia untuk menghentikan perlindungannya terhadap Presiden Suriah Bashar Al-Assad.

Selain itu, Washington juga meminta agar Moskow mendukung seruan internasional untuk mengadili Assad.

Dalam pernyataan resminya, Kemenlu AS menyoroti banyak sekali pelanggaran yang dilakukan oleh Rezim Assad. Beberapa di antaranya seperti pembunuhan terhadap jurnalis, serta penangkapan sewenang-wenang warga sipil.

Disebutkan Aljazeera, Sabtu (02/02/2019), tekanan dari Washington ini juga bermaksud untuk menciptakan mekanisme efektif untuk penyelidikan terhadap kejahatan Rezim Suriah.

Lebih lanjut Kemenlu AS menyebutkan, sejauh ini ada 126 jurnalis terbunuh di Suriah sejak pecah konflik tahuun 2011 silam. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Komunitas Muslim Jerman Minta Aparat Jaga Seluruh Masjid

Organization