Home / Berita / Internasional / Asia / Turki Dorong Penyidikan Internasional dalam Kasus Pembunuhan Jamal Khashoggi

Turki Dorong Penyidikan Internasional dalam Kasus Pembunuhan Jamal Khashoggi

Pamflet bergambar Jamal Khashoggi. (Al Jazeera)
dakwatuna.com – Ankara. Pemerintah Turki akan mendorong penyidikan internasional dilakukan dalam kasus pembunuhan jurnalis asal Arab Saudi, Jamal Khashoggi. Demikian sebagaimana disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Covusoglu.

Dalam keterangannya, ia juga menyebut hingga saat ini belum ada langkah kooperartif dari Saudi. Menurutnya, Saudi sama sekali tidak melibatkan Turki dalam proses penyelidikan dan penyidikannya.

Covusoglu menambahkan, kebijakan yang diambil negaranya membuahkan hasil dengan memaksa Saudi mengakui pembunuhan Khashoggi. Diketahui, jurnalis 59 tahun itu dibunuh di konsulat negaranya di Istanbul 2 Oktober 2018 silam.

Lebih lanjut, Menlu Turki itu menyebut pihaknya menjalankan penyelidikan sesuai dengan prinsip-prinsip yang berlaku sejak awal kasus ini menguak. Sementara, ia menilai negara-negara Barat justru berusaha menutupi fakta kasus ini.

Hingga saat ini pembunuhan Khashoggi masih menyisakan misteri, seperti belum terungkapnya keberadaan jasad Khashoggi. Selain itu, Saudi juga terkesan tertutup dalma melakukan investigasi, yang mana banyak pihak percaya pembunuhan itu atas perintah struktur tertinggi dalam pemerintahan negara itu. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5,00 out of 5)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Netanyahu Rayakan ‘Rekonsiliasi Arab’ dengan Rampas Rumah Palestina dan Tutup Masjidil Aqsha

Organization