Home / Berita / Internasional / Asia / Pesawat Tempur Israel Bombardir Kompleks Milik Brigade Al-Qassam

Pesawat Tempur Israel Bombardir Kompleks Milik Brigade Al-Qassam

Pesawat tempur Israel (arabi21.net)
dakwatuna.com – Jalur Gaza. Pesawat militer Israel dikabarkan telah menyerang dua kompleks milik sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam pada Ahad (06/01/2019) kemarin. Laporan menyebutkan, serangan itu tidak menimbulkan korban.

“Penembakan itu menargetkan sebuah observatorium di sebelah timur kota Fakhari, di kota Khan Younis, selatan Jalur Gaza, sementara yang lainnya menargetkan observatorium di sebelah timur Gaza,” kata seorang saksi mata seperti dikutip dari Anadolu Arabic.

Hinggal pukul 16.30 waktu setempat kemarin, pihak kementerian kesehatan Palestina belum mencatat adanya korban jiwa maupun luka akibat serangan itu.

Militer Israel mengamini adanya serangan tersebut. Namun, Tel Avivi mengklaim langkah itu merupakan serangan balasan atas ‘teror’ yang dilakukan terhadap Israel pagi hari sebelum penyerangan.

“Serangan merupakan respons atas teror balon api dan penembakan dengan pesawat kecil dari Jalur Gaza ke Israel pada Ahad pagi,” sebut militer Israel.

“Hamas bertanggung jawab atas semua yang terjadi di Jalur Gaza,” imbuhnya. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Iran Disebut Masih Jadi Ancaman Utama Amerika Serikat