Home / Berita / Internasional / Asia / Soal Penarikan Pasukan dari Suriah, AS ‘Tenangkan’ Israel

Soal Penarikan Pasukan dari Suriah, AS ‘Tenangkan’ Israel

Menlu AS Mike Pompeo (kiri) bersama Benyamin Netanyahu. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Washington. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo menegaskan komitmen negaranya terhadap perlindungan Israel. Menurutnya, penarikan pasukan AS dari Suriah tidak akan mengubah komitmen tersebut.

Dilansir dari Anadolu Arabic, Rabu (02/01/2019), hal itu disampaikan Pompeo kepada PM Israel Benyamin Netanyahu saat keduanya menghadiri pelantikan Presiden Brazil terpilih, Jair Bolsonaro, beberapa waktu lalu.

“Komitmen Washington terhadap stabilitas Timur Tengah dan Israel tidak akan berubah sedikitpun sejak keputusan penarikan pasukan (dari Suriah),” kata Pompeo.

“Kami akan melanjutkan kampanye melawan ISIS dan permusuhan Iran, imbuhnya.

Sebelumnya, Netanyahu menyebut akan membahas perihal komitmen AS pada Israel. Ia bahkan menganjurkan agar penarikan pasukan AS dilakukan secara bertahap.

Sabtu lalu, Senator AS Lindsey Graham mengklaim Presiden AS Donald Trump sepakat untuk meninjau kembali penarikan pasukan dari Suriah, dan akan dilakukan secara ‘pelan tapi pasti’.

“Presiden masih tegas terhadap penarikan pasukan AS dari Suriah, namun itu akan dilakukan dengan cara yang cerdas dan pelan,” katanya di Gedung Putih, sesaat setelah bertemu dengan Trump.

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Iran Disebut Masih Jadi Ancaman Utama Amerika Serikat