Home / Berita / Internasional / Asia / Pertama dalam Sejarah, Iran Tunjuk Seorang Sunni Jadi Dubes di Brunei Darussalam

Pertama dalam Sejarah, Iran Tunjuk Seorang Sunni Jadi Dubes di Brunei Darussalam

Bendera Iran. (Anadolu Arabic)
dakwatuna.com – Teheran. Pemerintah Iran untuk pertama kalinya menunjuk seorang diplomat Sunni untuk menjadi Duta Besar di Brunei Darussalam.

Dilansir dari Anadolu Arabic, Rabu (02/01/2019), Wakil Presiden Iran Eshaq Jahangiri mengumumkan penunjukkan Hamira Reggie untuk menjadi perwakilan negara itu di Bandar Seri Begawan.

Hamira menjadi seorang Sunni pertama menjabat sebagai Dubes negaranya. Ia juga merupakan Dubes wanita ketiga Iran, setelah Mardhiya Afkham untuk Malaysia dan Bervin Frisje untuk Finlandia.

Sebelumnya, Hamra menjabat sebagai Wakilota Patut disebutkan bahwa Reggie menjabat sebagai walikota kota Qasr-e Qand di Provinsi Baluchestan Iran. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Referendum Mesir, Cara As-Sisi Untuk Berkuasa Hingga 2030

Organization