Home / Berita / Internasional / Eropa / Selain Erdogan, Jerman Juga Dorong Perubahan Komposisi ‘Dewan Veto’

Selain Erdogan, Jerman Juga Dorong Perubahan Komposisi ‘Dewan Veto’

Suasana Sidang DK PBB. (aljazeera.net)
dakwatuna.com – Berlin. Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas menyeru perubahan dalam komposisi anggota tetap Dewan Keamanan PBB. Menurutnya, perubahan komposisi ‘Dewan Veto’ akan menghadirkan keseimbangan dalam kekuatan dunia.

Selain itu, Maas menyebut susunan yang ada saat ini sudah tidak sesuai dengan zaman sekarang. Untuk itu, ia menegaskan Jerman akan terus berjuang untuk mewujudkan perubahan.

“Susunan Dewan Keamanan sudah ketinggalan zaman. Saya meyakini keseimbangan dunia harus diwakili dengan komposisi yang jauh lebih baik dari sekarang,” katanya, seperti dikutip dari Sputnik News, Sabtu (29/12/2018).

Sejak berdiri, Dewan Keamanan PBB hanya diisi oleh lima anggota tetap. Mereka adalah Amerika Serikat (AS), Rusia, Prancis, Inggris dan Cina. Selain menjadi anggota tetap, mereka juga diberi hak untuk membatalkan keputusan yang dinilaii tidak menguntungkan. Hak itu disebut sebagai Hak Veto.

Selain anggota tetap, DK PBB juga berisi 10 anggota tidak tetap. 10 negara ini dipilih secara bergantian untuk menduduki posisi tersebut selama dua tahun masa jabatan.

Sebelumnya, seruan untuk mengubah tatanan kekuatan dunia juga sering disuarakan oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Menurutnya, anggota tetap DK PBB saat ini tidak ada yang merepresentasikan kekuatan Islam sama sekali.

Untuk menyuarakan seruannya, Erdogan sering menggunakan kalimat ‘dunia lebih besar dari lima’ yang mengacu pada lima negara anggota tetap DK PBB. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 4,00 out of 5)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Komunitas Muslim Jerman Minta Aparat Jaga Seluruh Masjid

Organization