Home / Berita / Internasional / Asia / Israel Hancurkan 538 Rumah Warga Palestina

Israel Hancurkan 538 Rumah Warga Palestina

Buldoser Israel bongkar 16 toko Palestina di Al-Quds. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Ramallah. Sedikitnya 538 unit rumah milik warga Palestina di Tepi Barat dan Al-Quds Timur dihancurkan oleh pihak berwenang Israel selama tahun 2018.

Demikian sebagaimana laporan dari lembaga studi yang berafiliasi dengan Organisasi Perlawanan Palestina (PLO), seperti dilansir dari kantor berita Anadolu, Sabtu (29/12/2018).

Akibat dari penghancuran rumah tersebut, sekitar 1.300 warga Palestina, termasuk 225 anak-anak harus hidup terlantar. Sepanjang tahun 2018, penghancuran rumah warga Palestina mengalami peningkatan sebesar 24 persen jika dibanding dengan tahun 2017.

Diketahui, penghancuran rumah menjadi salah satu hukuman yang diberlakukan bagi seorang Palestina yang terbukti melancarkan serangan kepada pemukim Yahudi maupun polisi Israel.

Terbaru, Parlemen Israel (Knesset) juga mengesahkan rancangan undang-undang untuk mengusir keluarga pelaku penyerangan. Ini akan menjadi hukuman baru bagi mereka yang melakukan aksi serangan kepada Israel. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5,00 out of 5)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Komunitas Muslim Jerman Minta Aparat Jaga Seluruh Masjid

Organization