Home / Berita / Internasional / Asia / Sekitar 30.000 Pemukim Yahudi Serbu Masjidil Aqsha

Sekitar 30.000 Pemukim Yahudi Serbu Masjidil Aqsha

Pemukim Yahudi dikawal polisi Israel. (Anadolu)
dakwatuna.com – Al-Quds. Sebanyak 30.000 pemukim Yahudi menyerbu Masjidil Aqsha di Kota Al-Quds sepanjang tahun 2018 ini. Hal itu berdasarkan data awal yang dilansir dari Anadolu Arabic, Kamis (27/12/2018).

Firas Aldabs, Kepala Departemen Informasi Dewan Wakaf Islam di Al-Quds Timur mengatakan, data awal pihaknya menunjukkan sekitar 29.900 pemukim menyerbu Masjidil Aqsa pada tahun 2018.

Menurutnya, jumlah tersebut mengalami peningkatan sebanyak 4.000 orang jika dibanding dengan tahun 2017 lalu, di mana ada 25.600 pemukim Yahudi yang menyerbu masjid suci itu.

Firas menambahkan, pihaknya akan merilis rincian penyerbuan selama tahun 2018 ini pada pekan depan.

Sejauh ini, Dewan Wakaf yang berada di bawah pengawasan Kementerian Wakaf Yordania itu telah meminta berulang kali agar penyerbuan-penyerbuan dihentikan. Diketahui, pemukim Yahudi pertama kali melakukan penyerbuan pada tahun 2003 silam.

Namun begitu, pihak kepolisian Israel senantiasa mengabaikan permintaan Dewan Wakaf tersebut. Bahkan mereka siap sedia selalu mengawal para penyerbu dengan bersenjata lengkap. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5,00 out of 5)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Komunitas Muslim Jerman Minta Aparat Jaga Seluruh Masjid

Organization