Topic
Home / Berita / Internasional / Asia / Setengah Pemukim Israel Ogah Dipimpin Netanyahu Lagi

Setengah Pemukim Israel Ogah Dipimpin Netanyahu Lagi

PM Israel Benjamin Netanyahu. (alresalah.ps)
dakwatuna.com – Tel Aviv. Setengah warga pemukim Israel mengaku tidak mau Benyamin Netanyahu kembali terpilih dalam pemilu mendatang. Hal itu terungkap dalam survei sebagaimana dilansir dari kantor berita Anadolu, Rabu (26/12/2018).

Survei tersebut diselenggarakan oleh Otoritas Penyiaran Israel. Disebutkan, 37 persen responden menganggap Netanyahu masih akan menang dalam pemilu dini 9 April 2019 mendatang.

Namun, jumlah yang menganggap Netanyahu tidak akan terpilih lagi justru jauh lebih banyak. Setidaknya, kelompok ini berisikan 52 persen dari responden.

Lebih lanjut, survei juga menyebut partai Netanyahu, Likud akan mendapat 30 kursi dari total 120 kursi di Parlemen Israel (Knesset).

Diketahui, pada pemilu terakhir yang digelar tahun 2015 lalu, Likud juga memperoleh 30 kursi.

Pada akhir pekan lalu, faksi koalisi pemerintah Israel mendapatkan kebuntuan dalam meloloskan rancangan undang-undang berkaitan dengan kewajiban militer. Akibatnya, pemerintah menyetujui pemilihan suara (pemilu) dini untuk digelar pada 9 April 2019 mendatang. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Komunitas Muslim Jerman Minta Aparat Jaga Seluruh Masjid

Figure
Organization