Home / Berita / Internasional / Asia / Turki: Kami Mampu Tumpas ISIS di Suriah

Turki: Kami Mampu Tumpas ISIS di Suriah

Menlu Turki, Mevlut Covusoglu. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Ankara. Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Covusoglu mengkalim pihaknya memiliki kekuatan untuk menumpas ISIS di Suriah sendirian.

Dilansir dari Anadolu Arabic, Selasa (25/12/2018), hal itu disampaikannya saat mengevaluasi kebijakan luar negeri Turki selama tahun 2018.

Covusoglu menyampaikan, Turki dan Amerika Serikat (AS) telah menyepakati peta jalan untuk pemantauan militer di Manbij Suriah. Menurutnya, kesepakatan telah dicapai sebelum AS memutuskan untuk menarik pasukan dari Suriah.

Ia menambahkan, pejabat-pejabat militer Turki terus berunding untuk koordinasi pasca penarikan pasukan AS di Suriah. Perundingan berkutat pada kepastian tidak adanya kekosongan keamanan di negara konflik tersebut.

“Sekali lagi ditegaskan kami menyambut baik keputusan penarikan pasukan AS. Kami juga akan terus berkomunikasi dengan AS,” kata Covusoglu.

Pekan lalu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan penarikan pasukan AS dari Suriah. Keputusan itu diambilnya setelah mengklaim berhasil menumpas ISIS di sana. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Intelijen Jerman Peringatkan Bahaya Kelompok Sayap Kanan Ekstrem

Organization