Home / Berita / Internasional / Asia / Erdogan Sampaikan Belasungkawa untuk Seluruh Korban Tsunami Banten

Erdogan Sampaikan Belasungkawa untuk Seluruh Korban Tsunami Banten

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. (aa.com.tr)
dakwatuna.com – Ankara. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyampaikan belasungkawa yang sedalamnya bagi seluruh korban tsunami yang terjadi di perairan Selat Sunda, Sabtu (22/12/2018) malam kemarin.

Diketahui, aktivitas Gunung Anak Krakatau mengakibatkan tsunami yang menerjang Pantai Anyer Banten dan Lampung Selatan.

Menurut laporan pihak berwenang, musibah itu telah mengakibatkan sedikitnya 168 orang meninggal, ratusan orang terlukan dan banyak bangunan rata dengan tanah.

“Saudara-saudara kita terbunuh akibat tsunami di Indonesia. Atas nama seluruh rakyat Turki, kami menyampaikan belasungkawa kepada seluruh rakyat Indonesia,” kata Erdogan di sela-sela Forum Komite Ekonomi Internasional Turki yang digelar di Istanbul, Minggu (23/12/2018).

Bencana yang baru saja menimpa Indonesia ini mendapat perhatian luas dari dunia internasional. Bahkan, sejumlah media besar dunia menjadikan bencana tsunami di perairan Selat Sunda ini menjadi topik utama pemberitaan mereka hari ini. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Komunitas Muslim Jerman Minta Aparat Jaga Seluruh Masjid

Organization