Home / Berita / Internasional / Asia / Lamban Selidiki Israel, Palestina Kecam Mahkamah Pidana Internasional

Lamban Selidiki Israel, Palestina Kecam Mahkamah Pidana Internasional

Bendera Palestina. (Worldbulletin.net)
dakwatuna.com – Den Haag. Menteri Luar Negeri Palestina Riyadh al-Malki melayangkan kecaman kepada Mahkamah Pidana Internasional (ICC).

Hal itu dilakukan karena Palestina menganggap ICC lamban memproses penyelidikan terhadap duggan kejahatan yang dilakukan Israel.

“Berapa banyak rumah warga Palestina akan dihancurkan, keluarga diusir, disiksa, anak-anak dibunuh oleh penjajah Israel sebelum ICC melakukan penyelidikan terhadap mereka,” kata al-Malki saat Sidang ke-17 Konferensi ICC di Den Haag, Belanda, Kamis (07/12/2018).

Lebih lanjut, al-Malki juga menyoroti kegagalan ICC dalam menyelidiki seorang pejabat Israel. Padahal menurutnya, kasus yang disangkakan itu telah terjadi empat tahun lalu.

“Warga Palestina yang menjadi korban telah menunggu cukup lama untuk mendapat keadilan,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu al-Malki menegaskan, penundaan untuk menyelidiki Israel hanya akan memberi dorongan bagi penjajah itu untuk melakukan lebih banyak pelanggaran.

Diketahui, Palestina resmi menjadi salah satu negara yang memiliki hak di ICC setelah Presiden Mahmoud Abbas menandatangani konvensi Roma tahun 2014 silam. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5,00 out of 5)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Erdogan: Saya Kenal Pembunuh Jamal Khashoggi

Organization