Topic
Home / Berita / Internasional / Asia / Saat Beraksi, Pembunuh Khashoggi Telepon Pembantu MBS 19 Kali

Saat Beraksi, Pembunuh Khashoggi Telepon Pembantu MBS 19 Kali

Maher Abdulaziz Mutreb saat memasuki konsulat Saudi di Istanbul. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Ankara. Seorang sumber di Turki menyebut kepala tim pembunuh jurnalis Jamal Khashoggi, Maher Abdulaziz Mutreb mengadakan pembicaraan telepon sebanyak 19 kali saat melakukan aksinya.

Disebutkan pembicaraan telepon dilakukan dengan Saud al-Qahtani, seorang asisten putra mahkota Arab Saudi, Pangeran Muhammad bin Salman (MBS).

Sumber melanjutkan, ada seorang lain di sebelah Qahtani dalam sejumlah pembicaraan telepon itu. Bahkan, Qahtani juga beberapa kali menyampaikan apa yang dibicarakan Mutreb kepadanya, kepada orang di sebelah itu.

Kepada Al Jazeera, sumber juga menyebutkan, pembunuhan Khashoggi sudah direncanakan secara detail 12 hari sebelum aksi dilakukan.

Hal senada juga diungkap New York Times yang mewawancarai tiga orang terpercaya yang mengurusi proses investigasi. Disebutkan, Mutreb meminta kepada lawan bicaranya di Saudi untuk menyampaikan kepada ‘bos’ bahwa misi telah berhasil dilakukan. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Komunitas Muslim Jerman Minta Aparat Jaga Seluruh Masjid

Figure
Organization