Home / Berita / Internasional / Asia / ‘Turki Menentang Sanksi AS Terhadap Iran’

‘Turki Menentang Sanksi AS Terhadap Iran’

Presiden Turki dan Presiden Iran. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Ankara. Turki memberikan peringatan keras kepada Amerika Serikat atas pemerlakuan sanksi baru terhadap Iran. Dikatakan, sanksi dan isolasi terhadap Teheran hanya akan menimbulkan situasi bahaya.

Diketahui, Washington pekan ini mulai memberlakukan sanksi ekonomi kembali kepada Iran. Langkah yang merupakan konsekuensi keluarnya AS dari kesepakatan nuklir Iran itu berlaku untuk sektor energi dan minyak Iran.

AS juga mengancam akan memberi sanksi kepada negara-negara yang masih membeli minyak Iran. Namun negeri Paman Sam itu memberi pengecualian terhadap delapan negara, termasuk Turki.

“Sementara kami meminta (untuk) pengecualian dari Amerika Serikat, kami juga sangat berterus terang kepada mereka bahwa mengisolasi Iran tidaklah bijaksana. Mengisolasi Iran berbahaya dan menghukum rakyat Iran tidak adil,” kata Menlu Turki Mevlut Covusoglu saat berkunjung ke Jepang, seperti dikutip dari Al Jazeera, Selasa (06/11).

“Turki menentang sanksi. Kami tidak percaya ada hasil yang diperoleh melalui sanksi,” imbuhnya.

“Saya pikir alih-alih sanksi, dialog dan keterlibatan yang bermakna jauh lebih bermanfaat.”

Washington telah memberlakukan dua set sanksi tahun ini setelah menarik keluar dari pakta nuklir yang disepakati antara kekuatan dunia dan Iran yang oleh Presiden Donald Trump dinilai “cacat”. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Meski Kalah, Ternyata 64 Persen Warga Israel Ingin Operasi Militer di Gaza Lanjut