Home / Berita / Internasional / Asia / Netanyahu Minta AS Terus Dukung Pangeran Muhammad bin Salman

Netanyahu Minta AS Terus Dukung Pangeran Muhammad bin Salman

Putra Mahkota Saudi, Pangeran Muhammad bin Salman Al Saud.
dakwatuna.com – Tel Aviv. Pedana Menteri Israel Benyamin Netanyahu untuk pertama kalinya angkat suara tentang pembunuhan terhadap jurnalis Jamal Khashoggi. Sebelumnya, sejak Khashoggi terbunuh pada 2 Oktober silam, Netanyahu sama sekali tidak mengeluarkan komentar.

Dilansir dari Aljazeera.net, Sabtu (01/11), Netanyahu menyebut pembunuhan Khashoggi sebagai kejahatan yang mengerikan. Ia menyeru pihak-pihak terkait untuk segera menuntaskan penyelidikan.

Namun begitu, Netanyahu mengingatkan bahwa masih ada permasalahan yang lebih penting dari kasus tersebut. Ia menyebutkan, hingga saat ini Iran masih merupakan masalah terbesar yang dihadapi dunia.

Sementara dalam wawancara dengan Channel 10 Israel, Netanyahu mendesak Amerika Serikat (AS) tetap memberikan dukungan untuk Putra Mahkota Saudi Muhammad bin Salman Al Saud (MBS). Padahal, seperti banyak diwartakan, MBS dituding berada di balik perintah pembunuhan Khashoggi.

Sedangkan dalam laporan Washington Post, Netanyahu menyampaikan kepada pembantu Presiden Donald Trump tentang pentingnya sosok MBS. Dikatakan, MBS merupakan sosok kunci untuk menghadapi hegemoni Iran di kawasan.

Menurut Netanyahu, pihaknya punya kepentingan untuk memastikan stabilitas politik di Saudi. “Kami harus memastikan stabilitas (di Arab Saudi). Bayangkan apa yang terjadi jika Saudi tidak stabil. Itu akan mempengaruhi seluruh kawasan,” katanya. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Meski Kalah, Ternyata 64 Persen Warga Israel Ingin Operasi Militer di Gaza Lanjut