Home / Berita / Internasional / Amerika / Di Amerika Serikat, Anti-Yahudi Meningkat Tajam

Di Amerika Serikat, Anti-Yahudi Meningkat Tajam

Senagoge di Pannsylvania yang menjadi sasaran serangan pada Sabtu kemarin. (Al Jazeera)
dakwatuna.com – Washington. Tindakan kebencian atau anti-Yahudi mengalami peningkatan signifikan di Amerika Serikat. Bahkan, hasil penelitian mengungkapkan bahwa tindakan anti-Yahudi mengalami peningkatan sebesar 57 persen antata tahun 2016 dan 2017.

Diinformasikan, Sabtu (27/10) kemarin terjadi serangan terhadap sebuah Sinagoge Yahudi di wilayah Petersburg, yang terletak di negara bagian Pennsylvania AS. Serangan itu diketahui menewaskan 11 orang.

Ternyata, serangan terhadap Sinagoge di Petersburg itu merupakan serangan anti-Yahudi paling keras sepanjang sejarah Amerika Serikat. Hal itu sebagaimana dikemukakan oleh Direktur Liga Anti-Penistaan, Jonathan Greenblatt seperti dilansir dari Aljazeera.net.

Liga Anti-Penistaan merupakan badan yang paling penting dalam pemberantasan anti-Semitisme di AS. Menurut mereka tindakan anti-Yahudi dan antu-Semitisme meningkat sebesar 57 persen antara tahun 2016 dan 2017, dari 1268 kasus menjadi 1987 kasus. Tahun tersebut juga menjadi peningkatan terbesar setelah tahun 1979.

Ditambahkan, peningkatan ini seiring dengan meningkatnya kasus yang terjadi di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi. Bahkan disebutkan, peningkatannya mencapai dua kali lipat dalam dua tahun berturut-turut.

Selain itu, badan tersebut juga menekankan bahwa kasus-kasus anti-Yahudi terjadi hampir di semua tempat, di tempat kerja, di rumah sewa, tempat-tempat umum, sekolah, perguruan tinggi, bahkan juga terjadi di dalam lembaga-lembaga Yahudi sendiri.

Sejauh ini, menurut laporan FBI, Yahudi merupkan komunitas terbesar yang menjadi sasaran pembunuhan berlatarbelakang agama. Dari 1538 kasus penyerangan yang terjadi di tahun 2016, FBI menyebut 834 di antaranya menyadar Komunitas Yahudi. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Duduk Berdampingan dengan Menlu Yaman, Netanyahu: Kami Ukir Sejarah

Organization