Home / Berita / Internasional / Asia / Kongres AS Bahas RUU Embargo Senjata ke Arab Saudi

Kongres AS Bahas RUU Embargo Senjata ke Arab Saudi

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) bersama Putra Mahkota Arab Saudi (kiri). (Aljazeera)
dakwatuna.com – Washington. Anggota Dewan Perwakilan Amerika Serikat Jim McGovern menyebut sekelompok anggota dari Partai Demokrat dan Republik mengusulkan sebuah rancangan undang-undang untuk menghentikan penjualan senjata ke Arab Saudi.

Dilansir dari Aljazeera, langkah tersebut merupakan bagian dari cara untuk merespon pembunuhan terhadap jurnalis Jamal Khashoggi.

Dalam RUU itu juga diatur larangan membantu Saudi dalam hal keamanan, intelijen, pelatihan dan peralatan. Namun tidak disebutkan soal hubungan diplomatik yang terjalin di antara kedua negara.

Namun begitu, RUU juga memberi ruang kepada Presiden Donald Trump untuk meminta pengecualian terkait embargo senjata.

Koresponden Aljazeera di Washington mengatakan, “RUU itu memberi batasan kepada Presiden Trump sehingga ia tidak bisa mengambil keputusan kecuali dalam rangka keamanan nasional AS.” (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Rekonsiliasi Tidak Gratis, Israel Jamin Keamanan Arab Terhadap Ancaman Iran

Figure
Organization