Home / Berita / Internasional / Amerika / AS dan Rusia Sepakat Perluas Koordinasi di Suriah

AS dan Rusia Sepakat Perluas Koordinasi di Suriah

Tentara Turki sedang Patroli di Suriah. (anadolu)
dakwatuna.com – Moskow. Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) John Bolton menyebutkan, negaranya dan Rusia sepakat untuk memperluas koordinasi untuk persoalan Suriah dan lainnya.

“Kami putuskan untuk memperluas koordinasi terkait Suriah,” katanya setelah bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow, seperti dikutip dari Anadolu Arabic, Rabu (24/10).

“Kami juga telah mendiskusikan soal Idlib. Saya sampaikan pesan Presiden AS Donald Trump tentang pentingnya bagi kita menghindari krisis kemanusiaan di sana,” imbuh Bolton.

Lebih lanjut, Bolton juga menyebut pihaknya akan menerapkan kesepakatan bersama baik dengan Rusia, Suriah maupun Turki. “Meskipun terdapat masalah-masalah yang tak terselesaikan, dan Idlib adalah salah satunya untuk isu Suriah,” terangnya.

Seperti diketahui, Turki dan Rusia telah sepakat pada 17 September lalu untuk membentuk zona demiliterisasi di Idlib. Langkah itu dilakukan untuk menghindari jatuhnya puluhan ribu korban akibat serangan militer rezim Suriah di benteng terakhir kelompok oposisi tersebut. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Menlu Oman Sebut Israel Salah Satu ‘Negara’ di Timur Tengah

Organization