Home / Berita / Internasional / Afrika / Abdullah Putra Presiden Mursi Ditangkap Rezim Mesir

Abdullah Putra Presiden Mursi Ditangkap Rezim Mesir

Abdullah Muhammad Mursi. (Arabi 21)
dakwatuna.com – Kairo. Istri Presiden Terkudeta Mesir Muhammad Mursi, menyebut pasukan keamanan telah menangkap putranya, Abdullah, Rabu (10/10). Pasukan kemudian membawa Abdullah ke tempat yang tidak diketahui.

Pernyataan itu disampaikan istri Mursi, Naglaa, melalui akun Facebook pribadinya. “Abdullah Muhammad Mursi telah ditangkap, tiada daya dan upaya kecuali dari Allah,” tulisnya.

Sebelumnya, Abdullah diketahui memberi peryataan terkait kesehatan ayahnya. Ia bersama seluruh keluarganya diberi kesempatan untuk menjenguk Mursi untuk pertama kalinya sejak dua tahun lalu.

Pada tahun 2014 lalu, Rezim Mesir juga melakukan penangkapan terhadap Abdullah. Saat itu Abdullah dituduh memiliki ganja. Namun beberapa saat kemudian Abdullah dibebaskan karena tidak terbukti memiliki ganja.

Beberapa waktu lalu, Abdullah menyampaikan kabar tentang kunjungan keluarga kepada Mursi di tahanan. Kunjungan dilakukan pada tanggal 19 September dengan pengawasan ketat.

Abdullah Mursi, kepada Arabi 21 mengatakan, kunjungan tidak lebih dari 25 menit saja. Selain dirinya, sang ibunda Naglaa Muhammad, serta saudara-saudaranya Shaima, Ahmad dan Omar turut serta dalam kunjungan tersebut. Sementara pengacara Mursi tidak hadir.

Kunjungan saat ini terasa berbeda dari kunjunga sebelumnya. Pihak keamanan dalam kunjungan terakhir ini mengizinkan anak-anak laki-laki Mursi untuk masuk. Padahal, sebelumnya kunjungan hanya batasi pada istri Mursi, anak-anak perempuan dan pengacaranya saja.

Abdullah mengatakan bahwa ayahnya “masih teguh menolak kudeta 03 Juli 2013, tetap akan mempertaruhkan jiwa demi revolusi 25 Januari, dan menghormati kehendak rakyat”. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Kekuatan Diplomatik Turki Selamatkan 4 Juta Orang di Idlib, Suriah