Home / Berita / Internasional / Asia / Dua Pemukim Yahudi Tewas di Nablus Tepi Barat

Dua Pemukim Yahudi Tewas di Nablus Tepi Barat

Proses pencarian pelaku oleh petugas Israel. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Ramallah. Dua pemukim Yahudi tewas dalam operasi penembakan di zona industri “Barkan” dekat permukiman Ariel di selatan Nablus, Tepi Barat.

Sumber Israel melaporkan, keduanya tewas akibat luka-luka mereka. Sementara hingga berita ini diturunkan, masih ada satu wanita yang menderita luka parah.

Menurut polisi penjajah, pelaku serangan seorang Palestina yang dipecat dari pekerjaannya di pabrik dua bulan lalu. Ia lalu melakukan penembakan kepada pemilik pabrik, istrinya dan seorang pekerja Yahudi.

Tentara dan polisi Israel menutup pintu masuk dan keluar dari kota-kota Palestina dan desa-desa di utara Salfit dan Qalqilya di Tepi Barat utara. petugas kemudian memulai pencarian terhadap pelaku serangan.

Saksi mata mengatakan, pasukan dalam jumlah besar menyebar di sekitaran tempat kejadian. Pasukan juga melakukan pengejaran di sekitaran permukiman tersebut.

Militer Israel juga melakukan pemeriksaan ketat terhadap pejalan kaki Palestina. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Menakjubkan, Foto Pejuang Palestina Berkursi Roda Ini Raih Penghargaan Internasional