Home / Berita / Nasional / Gempa dan Tsunami Palu Jadi Trending di Situs Al Jazeera

Gempa dan Tsunami Palu Jadi Trending di Situs Al Jazeera

Proses evakuasi korban gempa dan tsunami Palu terus berlangsung. (Al Jazeera)
dakwatuna.com – Jakarta. Gempa dan Tsunami yang mengguncang Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/09) lalu, menjadi sorotan media-media internasional. Bahkan tidak sedikit dari berita tentang peristiwa tersebut menjadi trending topik.

Berdasarkan pantauan Dakwatuna, Ahad (30/09) pukul 15:50 WIB, berita tentang bencana alam tersebut menjadi trending topik di situs Al Jazeera berbahasa Inggris. “Indonesia: Tsunami death toll tops 800 amid search for survivors” dipilih menjadi judul berita trending itu.

Dalam berita tersebut, media yang berpusat di Doha, Qatar itu menjelaskan tentang gempa dan tsunami yang menewaskan setidaknya 832 orang.

“Di antara pepohonan tumbang, mobil terbalik, rumah-rumah rata dengan tanah … mereka yang selamat dan tim penyelamat berjuang untuk mengatasi dampak bencana,” tulis Al Jazeera.

Situs tersebut juga menginformasikan tentang keberangkatan Presiden Joko Widodo menuju Palu untuk melihat langsung situasi di sana pada Ahad, pagi tadi.

Gempa berkekuatan 7,4 Magnitudo mengguncang Kabupaten Donggal, Sulawesi Tengah pada Jumat (28/09), pukul 18:02 WITA. Pusat gempa yang berada di 58 km timur laut Donggala dengan kedalaman 10 km itu memicu tsunami dengan ketinggian 1,5 – 2 meter di Kota Palu.

Menurut keterangan terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) disebutkan, korban gempa dan tsunami Palu sebanyak 832 orang. informasi ini sebagaimana diumumkan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Ahad siang.

“Update dampak bencana jumlah korban jiwa sampai siang ini pukul 13:00, total 832 orang meninggal dunia, terdiri di Kota Palu 821 orang dan Donggala 11 orang,” kata Sutopo, dikutip dari Kompas.com. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Partai Moderat Islam ala Erdogan