Home / Berita / Internasional / Asia / Raja Salman Resmikan Kereta Cepat Haramain, Hubungkan Makkah-Madinah

Raja Salman Resmikan Kereta Cepat Haramain, Hubungkan Makkah-Madinah

Kereta cepat Haramain menghubungkan Makkah dan Madinah. (Al Jazeera)
dakwatuna.com – Riyadh. Arab Saudi meluncurkan kereta api berkecepatan tinggi yang menghubungkan dua kota suci Islam, Makkah dan Madinah. Hal ini diharapkan dapat mengurai kemacetan lalu lintas di kala jutaan umat Islam menjalankan ibadah Haji setiap tahunnya.

Pada Selasa (25/09), Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud meresmikan Rel Kereta Berkecepatan Tinggi Haramain sepanjang 450 km. Jalur ini menghubungkan Makkah dan Madinah dengan melewati kota laut merah Jeddah.

Sistem kereta api, yang memiliki 35 kereta dengan kecepatan mencapai 300 km per jam, juga akan mengangkut wisatawan reguler. Waktu tempuh Makkah-Madinah pun bisa dipangkas menjadi dua jam perjalanan saja, dari yang awalnya mencapai lima jam.

“Perjalanan antara Haramain (dua tempat suci) kini lebih pendek dan lebih mudah dari sebelumnya,” kata Menteri Transportasi Nabil al-Amoudi, seperti dikutip dari Al Jazeera.

“Proyek ini bukti komitmen kerajaan (Arab Saudi) untuk melayani Islam dan Muslim,” imbuhnya.

Proyek tersebut, menurut pejabat lokal, merupakan proyek transportasi terbesar di kawasan itu. Sempat menuai beberapa kali penundaan, proyek ini dibangun dengan biaya lebih dari $ 16 miliar.

Jaringan ini nantinya akan memiliki lima stasiun, yaitu Makkah, Jeddah, Kota Ekonomi Raja Abdullah, Bandara Internasional Raja Abdulaziz, dan Madinah. Rencananya, kereta akan mulai beroperasi secara komersial pada Senin pekan depan.

Para pejabat mengatakan, akan ada delapan layanan perjalanan setiap hari hingga akhir tahun ini. Setelah itu baru ditingkatkan menjadi 12.

Pada tahun 2011, Arab Saudi menandatangani kesepakatan dengan konsorsium Spanyol untuk membangun jalur kereta api, memasok 35 kereta api berkecepatan tinggi dan menangani kontrak pemeliharaan selama 12 tahun. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Kekuatan Diplomatik Turki Selamatkan 4 Juta Orang di Idlib, Suriah