Home / Berita / Internasional / Asia / 15 Orang Tewas dalam Serangan Udara Koalisi Arab di Hudaydah, Yaman

15 Orang Tewas dalam Serangan Udara Koalisi Arab di Hudaydah, Yaman

Menurut PBB, perang tiga tahun telah menyebabkan krisis kemanusiaan paling parah di dunia (Najeeb al-Mahboobi / EPA-EFE/Al Jazeera)
dakwatuna.com – Sanaa. Pemberontak Hutsi Yaman mengatakan sedikitnya 15 orang tewas dalam serangan udara oleh koalisi Saudi-UEA yang menargetkan jalan raya strategis yang menghubungkan kota pelabuhan Hudaydah dengan ibu kota, Sanaa.

Pertempuran dekat Hudaydah – pintu gerbang utama untuk impor pasokan bantuan dan barang-barang komersial ke Yaman – semakin meningkat sejak Juni. Hal itu setelah aliansi militer Saudi-UEA meluncurkan operasi yang luas untuk merebut kembali pelabuhan strategis tersebut.

Kantor berita Al-Masirah yang berafiliasi dengan Houthi mengatakan pada hari Jumat (14/09), serangan pada Kamis menargetkan jalan raya Kilo 16, rute pasokan utama menuju timur keluar dari Hudaydah.

Lebih dari 20 orang dilaporkan terluka.

Al Jazeera tidak dapat memverifikasi angka-angka secara independen.

Serangan dilaporkan terjadi hanya beberapa hari setelah tentara Yaman, didukung oleh dukungan udara koalisi, membuat terobosan ke daerah Kilo 16.

Amanda Brydon, penasihat kebijakan kemanusiaan di Save the Children, mengatakan, jalan raya 16 sangat penting untuk bantuan kemanusiaan.

“Apa yang kita saksikan dalam pertempuran adalah persimpangan kritis di mana Kilo 16 adalah arteri menuju Sanaa dan bagian lain negara,” katanya.

“Pelabuhan (Hudaydah) adalah jalur penyelamat bagi seluruh negara. Lebih dari 80 persen impor komersial negara itu datang melalui pelabuhan ini,” imbuhnya kepada Al Jazeera. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Arab dan Israel Semakin Mesra, Palestina Kian Dilena

Organization