Home / Berita / Internasional / Eropa / Rusia Gelar Latihan Perang Terbesar Sejak Perang Dingin

Rusia Gelar Latihan Perang Terbesar Sejak Perang Dingin

300.000 tentara terlibat dalam latihan militer Rusia. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Moskow. Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan dimulainya latihan militer terbesar dalam sejarah negara itu sejak 37 tahun silam. Menurutnya, latihan kali ini akan diikuti 300.000 prajurit dengan tema ‘East 2018’.

Selama latihan itu, akan dilakukan tindakan untuk memastikan keamanan militer Rusia, kata kementerian itu.

Kementerian juga menyebutkan tujuan dari digelarnya latihan militer tersebut. Yaitu untuk memverifikasi kesiapan organ administrasi militer saat merencanakan dan mengimplementasikan, mengumpulkan kembali pasukan jarak jauh, dan untuk mengatur interaksi antara pasukan darat dan angkatan laut.

Sekitar 300.000 tentara, puluhan ribu pengangkut personel lapis baja dan helikopter akan ambil bagian dalam latihan kali ini. Personel militer dari angkatan bersenjata Cina dan Mongolia juga akan berpartisipasi.

Latihan militer juga dihadiri oleh Presiden Rusia Vladimir Putin. Padahal kondisi hubungan antara Rusia dengan negara-negara Eropa dan Amerika Serikat belum membaik akibat krisis Ukraina dan konflik di Suriah. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Erdogan: Jangan Tutup-tutupi Fakta Pembunuhan Khashoggi