Home / Berita / Internasional / Asia / Qatar Negara Teluk Pertama Berikan ‘Tinggal Tetap’ bagi Ekspatriat

Qatar Negara Teluk Pertama Berikan ‘Tinggal Tetap’ bagi Ekspatriat

Seorang warga berdiri di seberang gedung-gedung tinggi di Qatar. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Doha. Qatar akan menjadi negara Teluk Arab pertama yang mengizinkan sebagian penduduk asingnya yang lama menjadi penduduk tetap.

Saat menerbitkan undang-undang baru, Emir Qatar Syaikh Tamim bin Hamad Al Tsani mengarahkan pemerintah untuk memberi residensi permanen bagi 100 ekspatriat setiap tahunnya, Selasa (04/09).

Selain itu, UU juga memungkinkan bagi pekerja migran untuk meninggalkan negara tanpa visa keluar.

UU residensi permanen memberi prioritas kepada anak-anak yang lahir dari ibu Qatar. Selain juga warga asing yang telah tinggal lebih dari 20 tahun, dan dianggap ‘berharga’ karena keterampilan mereka.

Hingga saat ini, sekitar 2,7 juta penduduk asing tinggal di Qatar.

Dalam UU baru, penduduk tetap berhak mendapatkan jaminan sosial yang sama dengan warga Qatar, termasuk perawatan kesehatan gratis dan pendidikan di sekolah negeri. Mereka juga diberi prioritas dalam pekerjaan di pemerintahan.

‘Sikap penghargaan’

Sebagai penduduk tetap, ekspatriat asing yang berinvestasi di Qatar tidak lagi diharuskan memiliki warga negara Qatar sebagai mitra mereka. UU baru mengizinkan mereka untuk memiliki properti di negara tersebut.

Setelah undang-undang baru diterapkan, penduduk tetap akan dapat memasuki dan meninggalkan negara tanpa izin dari majikan mereka, seperti yang diperlukan untuk warga lainnya. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Kesaksian Warga Desa Kamboja Hempaskan Megaproyek Cina (Bagian 1)

Organization