Home / Berita / Internasional / Asia / Iran Tuding AS Gunakan DK PBB untuk Hantam Teheran

Iran Tuding AS Gunakan DK PBB untuk Hantam Teheran

Presiden AS dan Presiden Iran. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Teheran. Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menuduh Presiden AS Donald Trump berencana “menyalahgunakan” kepresidenan Dewan Keamanan PBB untuk menekan Teheran.

Zarif mengatakan pemimpin AS “berencana untuk menyalahgunakan kepresidenan SC [Dewan Keamanan] untuk mengalihkan sesi – item yang ditujukan untuk Palestina selama 70 tahun – untuk menyalahkan Iran karena kengerian yang telah dilepaskan klien AS di ME [Timur Tengah],” tulis Zarif di Twitter.

Iran dan Amerika Serikat telah terlibat dalam tarik-menarik diplomatik dan retorika keras sejak Trump menjadi presiden.

Selama kampanyenya, Trump berulangkali mengecam kesepakatan nulir Iran. Menurutnya, itu merupakan kesepakatan “terburuk” yang pernah ada, dan berjanji akan menghilangkannya.

Pada Selasa lalu, dubes AS di PBB Nikki Haley mengumumkan bahwa Trump akan memimpin pertemuan DK PBB untuk membahas Iran akhir bulan ini. Pertemuan disebut akan menyoroti “pelanggaran hukum internasional”, dan akan digelar selama pertemuan para pemimpin dunia di New York.

Amerika Serikat memegang kepresidenan Dewan Keamanan PBB untuk September ini. Namun jabatan itu tidak berhasil untuk memanggil Iran.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi siapa dari pihak Iran yang akan hadir dalam pertemuan yang dipimpin Trump itu. Namun Presiden Iran Hassan Rouhani diperkirakan akan hadir dalam pertemuan Majelis Umum PBB tahun ini.

Haley secara rutin memberikan kecaman pada Iran, bahkan menuding Teheran ikut campur dalam perang di Suriah dan Yaman. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

[Video] Erdogan Walk Out Saat Trump Berpidato di Sidang Umum PBB