Home / Berita / Internasional / Asia / Erdogan: Amerika Serikat Seperti ‘Serigala Liar’, Jangan Percaya Mereka

Erdogan: Amerika Serikat Seperti ‘Serigala Liar’, Jangan Percaya Mereka

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Ankara. Turki akan memprioritaskan transaksi non-dolar dalam perdagangan dan investasinya dengan negara lain. Demikian disampaikan oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Ahad (02/09). Ia juga menyebut Amerika Serikat berperilaku seperti ‘serigala liar’.

Berbicara di Forum Bisnis di Kirgizstan menyebutkan, Turki – Rusia saat ini tengah membahas perdagangan bilateral dengan tidak menggunakan dolar.

“Kita perlu secara bertahap mengakhiri monopoli dolar untuk selamanya dengan menggunakan mata uang lokal dan nasional di antara kita,” imbuh Erdogan.

Baik Turki maupun Rusia sangat merasakan tindakan sanksi ekonomi yang dilakukan oleh Amerika Serikat.

Lira Turki mengalami kemerosotan sejak awal tahun, dan sangat parah pada bulan lalu. Nilai tukar lira kehilangan lebih dari 40 persen nilainya di hadapan dolar, akibat adanya kekhawatiran ekonomi makro dan konfrontasi diplomatik Ankara-Washington.

“Amerika berperilaku seperti serigala liar, jangan percaya mereka,” kata Erdogan. “Menggunakan dolar hanya akan merugikan kita. Kita tak akan menyerah, kita akan menang.”

Hubungan antara dua anggota NATO itu terjun bebas sejak bulan lalu. Saat itu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan kenaikan tarif baru untuk baja dan alumunium Turki. Langkah itu sebagai respon karena Ankara tidak segera membebaskan pastor AS.

Eskalasi antara Washington dan Ankara sangat berisiko bagi kedua negara. Terutama ketika Erdogan menantang sekutu Baratnya yang kuat itu, kata para analis.

“Kesediaan ini (oleh Erdogan) mencerminkan tidak hanya keberanian nasionalis tetapi juga asumsi tentang cepatnya muncul dunia yang lebih multipolar,” Nick Danforth, seorang analis kebijakan senior untuk program keamanan nasional Pusat Kebijakan Bipartisan, menulis dalam The New York Times pekan lalu. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Meski Kalah, Ternyata 64 Persen Warga Israel Ingin Operasi Militer di Gaza Lanjut