Home / Berita / Internasional / Asia / Kesepakatan Militer Iran-Rezim Suriah Buat Murka Israel

Kesepakatan Militer Iran-Rezim Suriah Buat Murka Israel

Penandatanganan kesepakatan kerja sama militer Iran dan Rezim Suriah. (Daily Sabah)
dakwatuna.com – Damaskus. Zionis Israel kembali mengancam akan menyerang basis militer Iran yang ada di Suriah. Kesepakatan keamanan antara Teheran dan Damaskus baru-baru ini disebut sebagai pemicu murka Tel Aviv.

Ancaman tersebut dilontarkan Perdana Menteri (PM) Benyamin Netanyahu dalam sebuah pidatonya, Rabu (30/08), kemarin. Ia mengatakan negaranya akan mengambil “tindakan tegas dan keras terhadap upaya Iran untuk menempatkan pasukan dan sistem persenjataan canggih di Suriah.”

“Tidak ada kesepakatan antara Suriah dan Iran yang akan menghalangi kita; tidak akan ada ancaman yang menghalangi kita,” dalam sebuah upacara penamaan fasilitas nuklir Israel.

Pada Selasa lalu, perwakilan militer Iran di Damaskus menyebut penasihat militer negaranya akan tetap berada di Suriah. Hal itu dalam kerangka kesepakatan pertahanan yang ditandatangani sehari sebelumnya.

“Dukungan untuk integritas wilayah Suriah dan kemerdekaan kedaulatan Suriah juga ditekankan dalam perjanjian itu,” kata Brigadir Jendral Abolghasem Alinejad.

Teheran telah memberikan dukungan politik, keuangan dan militer yang kuat kepada Presiden Bashar al-Assad saat selama konflik yang telah berlangsung tujuh tahun tersebut. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Meski Kalah, Ternyata 64 Persen Warga Israel Ingin Operasi Militer di Gaza Lanjut