Home / Berita / Internasional / Asia / Sumpah Iran Terus Lindungi Rezim Bashar Assad di Suriah

Sumpah Iran Terus Lindungi Rezim Bashar Assad di Suriah

Penandatanganan kesepakatan kerja sama militer Iran dan Rezim Suriah. (Daily Sabah)
dakwatuna.com – Damaskus. Iran dan Rezim Bashar Assad di Suriah menandatangani kesepakatan kerja sama militer kedua negara. Hal itu dilakukan saat Menteri Pertahanan Iran dan Suriah bertemu di Damaskus, lapor kantor berita Tasnim, Senin (26/08).

Menhan Iran Amir Hatami tiba di Damaskus pada Ahad kemarin untuk dua hari kunjungan kerja. Di sana Hatami bertemu dengan Bashar Assad dan pejabat senior di tubuh militer Rezim.

Delegasi militer tingkat tinggi yang dipimpin Hatami diharapkan mampu meningkatkan hubungan kedua negara. Sementara media Iran melaporkan kedua pihak akan menandatangani keselakatan militer dan pertahanan baru.

Namun, Tasnim tidak menyebut detail kesepakatan militer kedua pihak.

Sejak tujuh tahun perang di Suriah, Iran memberi dukungan kunci pada Rezim Assad. Teheran diketahui mengirim ribuan penasihat militer dan pasukan militan sekutu untuk membantu Rezim.

Menurut Hatami, negaranya akan terus mendukung dan membantu Rezim Suriah. Ia menyebut, langkah itu diambil guna memastikan keamanan di Kawasan.

Hatami menambahkan, sifat kerja sama Iran- Rezim Suriah tidak akan bisa diganggu oleh “pihak ketiga” manapun.

“Tidak ada pihak ketiga yang dapat mempengaruhi kehadiran penasihat Iran di Suriah,” kata Hatami kepada awak media di Damaskus.

Sejauh ini, Iran bersikeras bahwa kehadirannya di Suriah merupakan undangan dari Rezim Assad.

Lebih lanjut, Hatami berharap Iran mampu memainkan peran produktif dalam rekonstruksi Suriah.

“Iran tidak akan mempertahankan integritas teritorial Suriah, karena keamanan di negara itu membantu stabilitas regional,” kata Hatami saat bertemu Menhan Suriah Ali Abdullah Ayyoub di Damaskus, Senin.

Turki, Rusia dan Iran dijadwalkan bertemu pada September mendatang di Teheran. Ketiga negara akan membahas penyelesaian konflik di Suriah. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Meski Kalah, Ternyata 64 Persen Warga Israel Ingin Operasi Militer di Gaza Lanjut