Home / Berita / Internasional / Eropa / Kanselir Jerman Buka Suara Terkait Polemik Ozil

Kanselir Jerman Buka Suara Terkait Polemik Ozil

Mesut Ozil (kiri) bersama Presiden Turki. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Berlin. Kanselir Jerman Angela Merkel buka suara terkait polemik yang dialami oleh mantan pesepak bola tim nasional Jerman keturuan Turki, Mesut Ozil. Menurutnya, alasan pengunduran diri Ozil perlu ditangani secara serius.

Berbicara dalam wawancara dengan stasiun ARD, Merkel mengatakan “tidak menyukai jenis pembicaraan yang terjadi”. Ini mengacu pada foto Ozil dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang disebut sebagai sebab mundurnya Ozil dari kancah sepak bola internasional.

Bulan Juli lalu, Ozil memutuskan mundur dari Timnas Jerman. Ia mengaku mendapat perlakuan rasis dan diskriminatif di Jerman sejak bertemu dan berfoto dengan Erdogan tiga bulan sebelumnya.

Ozil menuduh media dan politisi sayap kanan yang mempertanyakan kesetiaannya pada Jerman sebagai “kesempatan untuk menunjukkan kecenderungan rasis yang sebelumnya disembunyikan”.

“Aku seorang Jerman saat menang, tapi aku seorang imigran saat kalah,” tulis Ozil, dalam pernyataan mundurnya dari Timnas Jerman setelah gugur di Piala Dunia 2018 lalu.

Menanggapi hal itu, Merkel mengatakan, “Entah itu Ozil atau siapapun, jika ada seorang berlatar belakang imigran dan mengatakan ‘aku tidak diperlakukan dengan baik di publik ini’, maka kita perlu menganggap ini serius dan mendiskusikannya.”

Ozil, 29, menghabiskan sembilan tahun di Timnas Jerman dengab 92 pertandingan dan turut membawa tim memenangi Piala Dunia 2014 lalu. Ia menjadi bukan-bulanan kritik karena gagal membawa Jerman lebih jauh dalam Piala Dunia di Rusia lalu. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Mahathir Muhammad Kritik Kebijakan Trump