Home / Berita / Internasional / Asia / Israel Bangun 650 Unit Permukiman Baru di Tepi Barat

Israel Bangun 650 Unit Permukiman Baru di Tepi Barat

Permukiman Israel dilihat dari Ramallah di Tepi Barat. (Washington Post)
dakwatuna.com โ€“ Ramallah. Israel mengumumkan pembangunan 650 unit permukiman baru di Tepi Barat tengah. Hal ini sebagaimana laporan dari harian Ibrani, Israel Hayoum, Selasa (21/08).

Rencananya, unit-unit perumahan baru akan dibangun di permukiman Yahudi Beit El saja. Lokasi ini letaknya berdekatan dengan kota Ramallah โ€“ pusat pemerintahan Otoritas Palestina โ€“ di Tepi Barat.

Unit-unit baru itu seolah-olah dimaksudkan untuk memberi kompensasi kepada pemukim Yahudi yang dievakuasi. Mereka dievakuasi lebih awal dari pos-pos pemukiman ilegal di tempat lain di Tepi Barat.

Menurut tokoh Palestina, lebih dari 700.000 pemukim Yahudi kini tinggal di 196 permukiman (dibangun dengan persetujuan pemerintah Israel). Sementara jumlah pos permukiman yang dibangun tanpa persetujuan di Tepi Barat ada lebih dari 200 pos.

Kebijakan Israel tentang pembangunan permukiman yang tak terkendali ini dinilai banyak pihak sebagai penghambatan perundingan damai Palestina-Israel, yang mulai terhenti sejak 2014 silam. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5,00 out of 5)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Israel Berusaha Jegal Konferensi Palestina di New York