Home / Berita / Internasional / Asia / Sebulan Ditutup, Israel Buka Kembali Jalur Komersial Gaza

Sebulan Ditutup, Israel Buka Kembali Jalur Komersial Gaza

Karem Abu Salem ditutup oleh Israel pada bulan lalu. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Jalur Gaza. Israel pada hari ini, Rabu (15/08), membuka kembali pintu perbatasan Karem Abu Salem yang ditutup sebulan lalu. Karem Abu Salem merupakan pintu komersial satu-satunya bagi warga Palestina di Jalur Gaza.

Dengan dibuka kembali, maka barang-barang penting seperti gas, gandum, dan tepung dimungkinkan untuk masuk ke Gaza. Pakaian dan bahan konstruksi seperti plastik juga dapat masuk ke wilayah yang menjadi tempat tinggal bagi 2.000.000 warga Palestina itu.

Pintu perbatasan itu juga banyak membantu dalam pengiriman bantuan asing ke Gaza. Meskipun biasanya ditutup pada hari-hari besar Israel maupun akhir pekan, kata seorang petugas kargo kepada Aljazeera.

Karem Abu Salem ditutup pada bulan lalu oleh Otoritas Zionis Israel. Mereka menyebut langkah itu sebagai balasan atas teror layang-layang api warga Gaza. Tak puas hanya dengan menutup, Israel juga memblokir pasokan bahan bakar ke Gaza.

Pada Selasa (14/08) kemarin, Menhan Israel Avigdor Lieberman mengatakan, jika ‘ketenangan’ di perbatasan Gaza berlanjut, maka pihaknya akan membuka pintu perbatasan.

Selain itu, Israel juga akan memperluas zona penangkapan ikan di perairan Gaza dari enam mil menjadi sembilan mil. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Erdogan: Jangan Tutup-tutupi Fakta Pembunuhan Khashoggi