Home / Berita / Internasional / Asia / Iran: Tak Ada Perang dan Negosiasi dengan AS

Iran: Tak Ada Perang dan Negosiasi dengan AS

Pemimpin tertinggi Iran, Ayatolah Ali Khameini. (Aljazeera.net)
dakwatuna.com – Teheran. Pemimpin Tertinggi Iran Ayatolah Ali Khameini menampik kemungkinan negosiasi dengan pemerintaha Donald Trump. Hal itu ia sampaikan dalam serangkaian unggahan di Twitter.

“Bahkan jika kita pernah – meskipun tidak mungkin – negosiasi dengan AS, itu tidak akan terjadi dengan pemerintahan AS saat ini,” katanya, pada Senin (13/08).

Khameini, pemegang keputusan terakhir tentang perpolitikan di Iran mengatakan, negaranya hanya mau negosiasi dalam posisi kuat “sehingga tekanan dan kegemparan AS tidak akan mempengaruhi kita”.

“Baru-baru ini, pejabat AS berbicara terang-terangan tentang kami. Selain sanksi, mereka berbicara tentang perang dan negosiasi. Dalam hal ini, izinkan saya mengatakan beberapa kata kepada orang-orang: TIDAK AKAN PERANG, ATAU NEGOSIASI DENGAN AS,” imbuhnya.

Dalam unggahan yang lain, ia juga mencatat sejumlah alasan mengapa Iran tidak bernegosiasi dengan AS. Salah satunya penolakan Washington untuk “mundur satu inci dari tujuan yang dinyatakan sendiri”. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Pejabat Kemenlu AS: Sangat Jelas Keterlibatan MBS dalam Pembunuhan Khashoggi

Organization