Home / Berita / Internasional / Asia / Patriark Katolik Timur: Kembalikan Perdamaian di Al-Quds

Patriark Katolik Timur: Kembalikan Perdamaian di Al-Quds

Ilustrasi – Al-Quds, Palestina (inet)
dakwatuna.com – Al-Quds. Patriark Katolik di Timur mengeluarkan pesan bersama yang ditujukan kepada dunia Barat. Mereka menuntut agar perdamaian di Al-Quds dikembalikan. Selain itu, mereka juga menegaskan agar keberadaan Israel tidak boleh mengorbankan rakyat Palestina. Serta mengecam kebijakan Barat yang ‘mengusir’ umat Kristiani.

Pesan tersebut disiarkan oleh Radio Vatikan di Italia, Kamis (09/08) kemarin. Di dalamnya, mereka menuntut agar kesucian Al-Quds senantiasa dilestarikan.

“Jangan kalian jadikan Al-Quds sebagai kota perang. Al-Quds hadir sebagai kota suci bagi tiga keyakinan, dan ibu kota dua bangsa. Bagi yang mencintai tempat suci, hendaknya menjadikannya sebagai kota yang damai. Kembalikan perdamaian di Al-Quds, Palestina, Israel dan seluruh kawasan.”

Dalam pesan tersebut, Patriark meminta agar membedakan antara bangsa Barat yang ramah dengan peradaban dan kemanusiaan yang hebat, dan bangsa Barat yang bertindak sebagai pelaku politik.

“Tujuan dari kebijakan Barat ini adalah kepentingan ekonomi dan strategis di Kawasan, dengan mengorbankan kepentingan negara kita,” imbuhnya.

Lebih lanjut disebutkan, kebijakan Barat semacam itu yang menyebabkan jutaan orang terusir, termasuk Umat Kristiani. “Karena kebijakan itu pula muncullah terorisme dan menetap di negara kami, kemudian Barat kembali untuk memerangi yang telah mereka lahirkan.”

Pada akhir pesan, Patriark Katolik Timur menyeru agar tidak ada dikte terhadap masa depan Timur Tengah. Masa depan kawasan harus ditentukan bangsanya sendiri.

“Kita perlu Timur Tengah baru yang tidak ditentukan (bangsa) selain kita, melainkan dibentuk oleh kita sendiri sebagai penduduk aslinya. Tidak dengan mengubah batas-batas, geografi dan masyarakat, tapi dengan mengubah hati.”

“Timur Tengah dengan seluruh penduduknya yang membentuk Timur (Tengah), dan Barat tidak perlu mendikte.”

Disebutkan Aljazeera, pesan itu ditanda tangani oleh Ibrahim Isaac Sadrak Patriark dari Alexandria untuk Koptik Katolik, Kardinal Mar Bishara Boutros Al-Ra’i Patriark Antiokhi, dan Mar Ignatius Joseph III Patriark Yunani Antiokhia Suriah, dan lainnya. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Sejumlah Negara Beri Dukungan untuk Lira Turki

Organization