Home / Berita / Internasional / Asia / Tengah Berselisih, AS Layangkan Pujian untuk Turki

Tengah Berselisih, AS Layangkan Pujian untuk Turki

Jabat tangan antara Erdogan dan Trump disaksikan Presiden Prancis (tengah). (Anadolu)
dakwatuna.com – Ankara. Kedutaan Besar Amerika Serikat di Ankara menyebut Turki masih menjadi sekutu kuat dan strategis Washington. Pengumuman ini tentu mengejutkan, mengingat hubungan kedua negara sedang tidak baik.

Melalui akun Twitter-nya, Kedutaan AS pada Selasa (07/08) kemarin juga menyatakan bahwa kedua negara “memiliki jalinan ekonomi yang cukup vital”.

Dalam kesempatan tersebut, Kedutaan juga membantah informasi yang menyebut seorang pejabat AS menghendaki kenaikan harga dolar terhadap lira Turki. “Hal itu mengada-ada, tidak berdasar dan mengundang keterkejutan,” tegasnya.

Sementara Channel CNN Turk menyebutkan, dua orang pejabat Turki bertolak ke Washington kemarin, Selasa. Di sana mereka akan membahas soal perselisihan kedua negara anggota NATO tersebut selama dua hari.

Selain itu, pejabat dari kedua negara masih terus melanjutkan kesepakatan di berbagai isu.

Hubungan AS dan Turki kian memburuk dalam beberapa pekan terakhir. Penangkapan dan penahanan terhadap Pastor Amerika Andrew Brunson menjadi penyebabnya.

Pekan lalu Amerika menjatuhkan sanksi kepada dua menteri Turki, Dalam Negeri dan Kehakiman, terkait masalah tersebut. Washington mengklaim kedua menteri itu berperan penting terhadap nasib buruk yang menimpa Brunson.

Sementara itu, langkah serupa juga dilakukan Turki terhadap dua menteri Amerika Serikat. Menurut Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, pihaknya akan membeku kepemilikan menteri dalam negeri dan kehakiman AS ‘yang ada’ di Turki. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

PBB: 70 Persen Warga Yaman Menderita Kelaparan

Organization