Topic
Home / Berita / Internasional / Asia / Iran Kembali Buat Eropa dan Amerika Berseteru?

Iran Kembali Buat Eropa dan Amerika Berseteru?

Presiden AS dan Presiden Iran. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Teheran. Sanksi Amerika Serikat kepada Iran mulai berlaku pada hari ini, Selasa (07/0). Langkah yang bertujuan untuk memperburuk kehidupan rakyat Iran itu, oleh Presiden Hassan Rouhani disebut sebagai “perang psikologis”.

Uni Eropa ramai-ramai mendesak perusahaan mereka untuk melanjutkan, bahkan meningkatkan perdagangan dengan Teheran. Langkah ini jelas menantang Washington yang sebelumnya juga mengancam akan menjatuhkan sanksi.

Kepala Diplomatik UE, Federica Mogherini mengatakan, pihaknya bersama dengan Inggris, Prancis dan Jerman, sangat menyayangkan langkah Washington tersebut.

“Kami bertekad melindungi operator ekonomi Eropa yang terlibat bisnis resmi dengan Iran,” katanya. “Kami mendorong usaha kecil dan menengah, khususnya, untuk meningkatkan bisnis dengan dan di Iran.”

Mogherini menyebutkan, pemerintah Iran sepenuhnya patuh pada komitmen dalam kesepakatan nuklir Iran. Namun Amerika tak menilai lain, dan memutuskan keluar dari kesepakatan pada Mei lalu.

Sikap Eropa yang berani “menentang Amerika” ini mendapat pujian dari Rouhani. Ia bahkan menyeru agar mereka “bergabung dengan rezim sanksi”.

Namun, banyak dari perusahaan besar Eropa yang meninggalkan Iran. Mereka takut dengan ancaman Washington, setelah Trump memperingatkan ‘konsekuensi berat’ terhadap perusahaan dan individu yang terus melakukan bisnis di sana.

Sementara itu, pada Senin malam Rouhani menyebut tidak punya niat untuk merundingkan kesepakatan baru dengan Washington.

“Jika Anda musuh dan Anda menikam orang lain dengan pisau, dan kemudian Anda mengatakan Anda ingin bernegosiasi, maka hal pertama yang harus Anda lakukan adalah membuang pisau itu,” katanya.

“Mereka ingin memulai perang psikologis dengan bangsa Iran. negosiasi dengan sanksi tidak masuk akal.”

Sebelumnya, Trump mendesak agar Iran segera menghentikan aktivitas nuklir dan dukungannya pada milisi bersenjata di Timur Tengah. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar

Lihat Juga

Manipulasi Esemka

Figure
Organization